@thesis{thesis, author={MILATINA AYU}, title ={STRATEGI PEMBELAJARANBERBASIS PROYEK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DALAM PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA TEMA KEARIFAN LOKAL SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 BALEN BOJONEGORO}, year={2023}, url={https://repository.unugiri.ac.id/id/eprint/3198/}, abstract={Pembelajaran berbasis proyek merupakan pembelajaran yang menggunakan pendekatan centered-student, dimana peserta didik secara aktif mengkonstruksi pengetahuannya melalui kegiatan praktik dan penerapan ide-ide baru. Peserta didik dilibatkan langsung dalam sebuah proyek penyelesaian masalah yang relevan dengan lingkup kerjanya. Pendidik lebih berperan sebagai pembimbing dan penasehat dari pada pengelola atau penentu. Pembelajaran berbasis projek menjadi pilihan yang mendasar pada kurikulum merdeka belajar dimana dipercaya dapat mendukung pemulihan pembelajaran karakter peserta didik melalui profil pelajar pancasila. Dalam menerapkan kurikulum merdeka di sekolah ini mengadakan kegiatan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dimana dalam kegiatan ini guru merancang sebuah proyek yang akan di selsaikan oleh peserta didik. Tujuan dari projek penguatan profil pelajar pancasila tema kearifan lokal adalah untuk memperkuat karakter peserta didik agar mampu mengenal dan menghargai budaya lokal yang ada disekitar. Metode penelitian dalam peneliti ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian terdapat dua macam sumber data yakni Data Primer dan Data Skunder. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini antara lain adalah: Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Metode analisis penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif yaitu dengan beberapa teknik yakni Reduksi Data, Penyajian Data, dan Kesimpulan atau Verifikasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, didapatkan hasil dari strategi pembelajaran berbasis proyek dalam penguatan profil pelajar pancasila tema kearifan lokal dengan menggunakan langkah-langkah sebagai berikut; 1) menentukan pertanyaan mendasar, 2) menyusun perencanaan proyek, 3) menyusun jadwal proyek, 4) memonitoring siswa dan kemajuan proyek, 5) menguji hasil, dan 6) mengevaluasi pengalaman. Penerapan pembelajaran berbasis proyek dalam penguatan profil pelajar pancasila dapat menjadi pendekatan yang efektif. Faktor pendukung yang dialami adalah mendapat dukungan dari orangtua, siswa, kepala sekolah, guru dan pemerhati pendidikan, dan sarana dan prasarana yang memadai. Faktor penghambat yakni kesulitan guru dalam mengontrol siswa, dan kurangnya kesadaran siswa pada pembelajaran dan kesadaran akan budaya lingkungan masyarakat sekitar.} }