@thesis{thesis, author={Taqiya Meilinda Nikmatut}, title ={Urgensi Keterlibatan Orang Tua dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di SMPN 1 Sumberrejo}, year={2023}, url={https://repository.unugiri.ac.id/id/eprint/3251/}, abstract={Pendidikan Keluarga Merupakan usaha sadar yang dilakukan orang tua, orang tua mempunyai hak untuk membimbing, mengarahkan, membekali dan mengembangkan pengetahuan nilai dan ketrampilan anaknya sehingga mampu menghadapi tantangan hidup di masa mendatang. Pada era sekarang ini keterlibatan orang tua menjadi sangat penting dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila. Akan tetapi sekarang ini banyak orang tua yang menyerahkan seluruh tanggung jawabnya kepada pihak sekolah dalam membentuk perilaku ataupun karakter anak yang sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Ketika orang tua ini menyerahkan seluruh tanggung jawab tersebut kepada pihak sekolah maka penerapan pendidikan keluarga dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila ini tidak akan terlaksana dengan baik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Bagaimana urgensi keterlibatan orang tua dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila di SMP Negeri 1 Sumberrejo; (2) Bagaimana implementasi program kegiatan keterlibatan orang tua dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila di SMP Negeri 1 Sumberrejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi pendidikan keluarga dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila telah diterapkan. Pendidikan keluarga memiliki peranan yang sangat penting dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila. Oleh, karena itu keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak disekolah menjadi sangat penting. Maka dari itu di SMP Negeri 1 Sumberrejo telah melakukan program keterlibatan orang tua. Adapun penerapannya ada empat kegiatan keterlibatan orang tua yaitu: (1) pembentukan paguyuban general dan paguyuban perkelas; (2) mengadakan kelas orang tua; (3) mengadakan kelas inspirator; (4) mengadakan pentas seni ketika perpisahan dan wisuda kelas 9. Berdasarkan empat kegiatan tersebut pihak selalu mengkaitkan kegiatan tersebut dengan profil pelajar pancasila. Seperti contohnya pada kegiatan panen raya P5 (penguatan projek profil pelajar Pancasila) yang mengusung tema kearifan lokal upacara adat pengantin jawa pihak sekolah juga melibatkan orang tua dan masyarakat dalam pelaksanaannya. Faktor pendukung kegiatan pendidikan keluarga ini adalah keterlibatan aktif orang tua dan dukungan dalam setiap kegiatan sekolah. Faktor penghambat dalam kegiatan ini adalah profesi orang tua yang berbeda-beda sehingga mereka tidak bisa mengikuti setiap kegiatan disekolah.} }