@thesis{thesis, author={MAFATIH MUCHAMAD ZAINUL}, title ={ANALISIS PENGARUH VARIASI PENGGUNAAN CDI 32900-30D10-000 DAN CDI 30412-KYR-000 TERHADAP PERFORMA MESIN HONDA GL 200}, year={2023}, url={https://repository.unugiri.ac.id/id/eprint/3541/}, abstract={Sistem pengapian merupakan salah satu sistem yang sangat mempengaruhi kinerja dari sebuah kendaraan. CDI adalah komponen yang ada di dalam sistem pengapian yang berkerja untuk mengatr kapan waktu pengapian yang tepat sehingga pembakaran bisa maksimal. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengunaan CDI standar, CDI 32900-30D10-000 dan CDI 30412-KYR-000 terhadap performa pada mesin honda GL 200 meliputi torsi maksium, daya maksimum dan air fuel rasio. Perubahan CDI di sistem pengapian sangatlah berpengaruh pada suatu mesin. Sehingga dapat meningkatkan serta menyempurnakan performa suatu mesin, Penggunaan CDI 32900-30D10-000 dan CDI 30412-KYR-000 pada Honda GL 200 sangatlah berpengaruh pada Daya, Torsi, dan Air fuell ratio. Untuk mendapatkan data penelitian yang akurat, maka pengujian hendaknya dilakukan berdasarkan standar pengujian yang ada. Metode pengujian performa mesin berdasarkan SAE J1349 DEC 80. Untuk peningkatan daya terendah dihasilkan dari penggunaan CDI 32900-30D10-000 sebesar 27% pada rpm 9000, dan untuk peningkatan daya tertinggi sebesar 88% pada rpm 3000. Sedangkan peningkatan daya terendah yang dihasilkan menggunakan CDI 30412-KYR-000 sebesar 1% pada rpm 6000, dan untuk peningkatan daya tertinggi sebesar 78% pada rpm 4500. Untuk peningkatan torsi terendah yang dihasilkan menggunakan CDI 32900-30D10-000 sebesar -3% pada rpm 6000, dan untuk peningkatan torsi tertinggi sebesar 106% pada rpm 3000. Sedangkan peningkatan torsi terendah yang di hasilkan menggunakan CDI 30412-KYR-000 sebesar 0%, dan untuk peningkatan torsi tertinggi sebesar 173%, 2 kali lipat dari torsi CDI standar honda GL 200. Sedangkan Peningkatan hasil pengujian airfuell ratio menggunakan CDI standar, CDI 32900-30D10-000 dan CDI 30412-KYR-000 dihasilkan hanya sedikit peningkatan maupun penurunan pada rpm 1500 sampai 9000 di sebabkan pada pengujian menggunakan karburator yang sama, peningkatan di sebabkan perubahan volume ruang bakar, sehingga percampuran bahan bakar dan konsumsi bahan bakar semakin besar.} }