@thesis{thesis, author={Febrianti Erika}, title ={Pengaruh Pemberian Infusa Daun Pandan Wangi (Pandanus Ammarylifolius) Terhadap Penurunan Diabetes Pada Mencit (Mus Musculus)}, year={2023}, url={https://repository.unugiri.ac.id/id/eprint/3686/}, abstract={Tanaman Daun Pandan wangi (Pandanus ammaryllifolius) adalah tanaman asli Indonesia yang berasal dari Bangka dan tersebar luas di daerah Asia Tenggara. Tanaman daun pandan wangi (Pandanus ammaryllifolius) mempunyai kandungan kimia antara lain alkaloid, saponin, flavonoid, tanin, polifenol, dan zat warna. Masing-masing senyawa kimia tersebut dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun pandan wangi (Pandanus ammaryllifolius) dalam menurunkan kadar glukosa darah pada mencit. Induksi hiperglikemia dilakukan dengan pemberian larutan glukosa dengan 50 gram pada mencit jantan (Mus Musculus). penelitian ini menggunakan metode ekstraksi dan uji penurunan kadar diabetes menggunakan infusa daun pandan wangi (Pandanus ammarylifolius). Mencit dibagi menjadi 5 kelompok percobaan yang terdiri dari 3 kelompok perlakuan (F1, F2 Dan F3) dan 2 kelompok kontrol (K+ dan K-). Dosis yang digunakan dosis F1 0,3ml/30gram BB/hari, dosis F2 0,6ml/30gram BB/hari dan dosis F3 0,9ml/30gram BB/hari, sedangkan pada kelompok K+ menggunakan glibenclamid 5mg dan K- menggunakan aqua injeksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis 0,3ml/30gram BB/hari terjadi rata-rata kadar diabetes yang cukup tinggi yaitu 156,8 mg/dL, pada dosis 0,6ml/30gram BB/hari mengalami penurunan 155,2 mg/dL dan pada dosis 0,9ml/30gram BB/hari terjadi penurunan dengan ratarata rendah yaitu 165,2 mg/dL, Namun dosis 0,9ml/30gram BB/hari merupakan dosis yang terbaik karena mampu menurunkan kadar diabetes dengan cepat pada hari ke 14 sudah mencapai kadar normal.} }