@thesis{thesis, author={ROMADHONI MARIA HANIFFIAH}, title ={Latihan Dasar Kepemimpinan Dalam Membentuk Manajemen Diri Santri Di Pondok Pesantren Assalam Bangilan Tuban}, year={2023}, url={https://repository.unugiri.ac.id/id/eprint/3693/}, abstract={Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) memiliki 2 materi, yaitu fisik dan mental. LDK Fisik mencakup kegiatan olah fisik dan baris berbaris. Sedangkan LDK Mental mmencakup pemberian materi psikologi dan nilai keagamaan. Pondok Pesantren Assalam Bangilan Tuban telah rutin melaksanakan LDK bagi santri kelas V Kuliyyatul Mu?allimin wal Mu?allimat; setara kelas II Madrasah Aliyah. LDK dilaksanakan dalam mewujudkan manajemen diri pada diri santri, yaitu mampu mengetahui, memahami, dan mengendalikan dirinya serta mampu mengambil sikap terhadap hal-hal di sekitarnya. Hal ini bisa menjadi solusi dari kurangnya kesadaran dan kesiapan diri generasi muda di era bonus demografi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan, menganalisis terhadap : (1) Konsep pesantren Assalam dalam memprogram kegiatan pelatihan kepemimpinan yang berorientasi pada terciptanya pembentukan manajemen diri santri (2) Implementasi pelatihan kepemimpinan pesantren di pondok pesantren Assalam dalam membentuk manajemen diri para santrinya Penelitian kualitatif deskriptif ini melakukan pengumpulan data melalui metode wawancara tak tersruktur, observasi parsipatif dan dokumentasi. Sumber data primer berasal dari pengasuh pondok pesantren, ustadz dan santri. Adapun data sekundernya berasal dari dokumen Pondok pesantren. Sedangkan analisa datanya meliputi kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi. Pengecekan keabsahan data melalui uji kredibilitas data, dependability, uji confirmability menggunakan trianguasi. Hasil penelitian ini: (1) Konsep LDK di Pondok Pesantren Assalam yaitu melaksanakan prinsip kepemimpinan berdasarkan visi pesantren dalam membentuk umat yang cerdas dan siap bermasyarakat. LDK terjadwal 1 tahun 1 kali untuk santri agar mampu memanaje diri dan mengemban amanah dengan maksimal dan profesional. (2)Implementasi LDK melalui pemeberian materi fisik dan mental. Salah satu materi LDK Mental diambil dari buku ?Gemblengan, Kitab Nasehat K.H. Abdul Moehaimin Tamam? sosok pendiri dan pengasuh pertama Pondok Pesantren Assalam. Buku ini berisi nasehat dan maeri kegamaan dengan kekhasan lain dari LDK pada umumnya. Pemateri dan pembina LDK sudah ahli dalam bidangnya. LDK diterapkan dengan jadwal yang padat dan dilaksanakan tepat waktu dengan peraturan yang ketat untuk membentuk manajemen diri santri. LDK di Pondok Pesantren Assalam dinilai berhasil dalam mewujudkan manajemen diri santri. Hal ini terbukti dalam kegiatan tindaklanjut. Para santri (peserta LDK) mampu menyusun program kegiatan pondok, bertanggungjawab sebagai pelaksana sekaligus penegak program bagi seluruh santri, dan mengadakan evaluasi secara rutin.} }