@thesis{thesis, author={AZIZAH WAHYU NUR}, title ={PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS KONTEKSTUAL PADA MATERI ARITMETIKA SOSIAL}, year={2023}, url={https://repository.unugiri.ac.id/id/eprint/3874/}, abstract={Hasil pra penelitian di SMP Plus Al ? Fatimah Bojonegoro diketahui bahwa bahan ajar yang digunakan di sekolah masih menggunakan buku paket pendamping penerbit tiga serangkai belum ada sumber referensi lain. Sekolah tersebut belum pernah menggunakan modul dalam pembelajaran matematika lebih fokus kebuku paket pendamping penerbit tiga serangkai. Selain itu Ustadzah mengatakan proses pemecahan masalah matematika pada materi aritmetika sosial masih dalam kriteria kurang cukup karena pada pemahaman materi misalnya mencari untung atau rugi dalam bentuk persen siswa masih mengalami kesulitan. Pihak sekolah juga sudah berencara membuat modul pembelajaran matematika untuk menambah referensi untuk belajar siswa. Karena keterbaasannya waktu pembuatan modul ini belum terlaksana sampai sekarang. Maka dari itu peneliti berniat untuk mengembangkan modul pembelajaran matematika berbasis kontekstual pada materi aritmetika sosial. Jenis penelitiannya adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE yang memiliki lima tahapan yaitu: 1) analisis: terdiri dari tiga tahap yaitu analisis kebutuhan, analisis kurikulum, dan analisis materi, 2) desain adalah tahap perencanaan membuat modul mulai dari desain modul sampai pemilihan materi yang digunakan, 3) development: pada tahap ini yang dilakukan adalah validasi modul yang telah dikembangkan terdiri dadi uji validasi media dan uji validasi materi , 4) implementasi: tahap uji coba produk yang terdiri dadi 2 uji coba yaitu uji coba kecil dan uji coba besar yang diberikan kepada peserta didik untuk mengetahui respon peserta didik pada modul pembelajaran matematika yang dikembangkan, dan 5) evaluasi adalah tahap penilaian. Hasil penelitian pengembangan modul pembelajaran matematika berbasis kontekstual pada materi aritmetika sosial untuk uji validasi media sebesar 88,2% termasuk dalam kriteria sangat valid, sedangkan hasil penelitian untuk uji validitas materi sebesar 79,2% termasuk dalam kriteria valid. Hasil uji praktikalitas dengan 2 tahap yauti uji kelompok kecil dan kelompok besar menghasilkan sebagai berikut: untuk hasil rata ? rata uji coba kecil memenuhi kriteria praktis dengan presentase 80%. Sedangkan hasil rata ? rata uji coba besar memenuhi kriteria sangat praktis dengan presentase 83,3%. Dari hasil tersebut modul tersebut masuk dalam kategori sangat paktis digunakan.} }