A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Erniati }, title ={BENTUK KERJA SAMA SHADOW TEACHER DAN GURU REGULER PADA KELAS INKLUSI DI KB ABDURRAHMAN WAHID I GEBANG BONANG DEMAK}, year={2020}, url={https://repository.unugiri.ac.id/id/eprint/442/}, abstract={Keberhasilan anak berkebutuhan khusus yang berada di sekolah inklusi, tentu tidak lepas dari peran guru reguler sebagai pendidik di sekolah reguler dan shadow teacher sebagai guru pendamping khusus. Dari masing-masing peran yang dimiliki baik guru reguler maupun shadow teacher, dengan melakukan kerjasama yang baik dapat memberikan akomodasi layanan pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus di dalam kelas secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk kerja sama yang baik antara shadow teacher dengan guru reguler dalam layanan kelas inklusi di KB Abdurrahman Wahid I Gebang Bonang Demak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini yaitu shadow teacher dengan guru reguler. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dengan teknik triangulasi sumber yakni informasi yang diperoleh dari data wawancara, data pengamatan dan dokumen. Triangulasi metode yakni kroscek data yang diperoleh melalui tiga teknik pengumpulan data yakni, observasi, wawancara serta studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kerja sama antara shadow teacher dengan guru reguler sebagai berikut: karena keterbatasan lembaga, tugas shadow teacher bukan hanya melayani ABK, melainkan juga melayani anak reguler, dan keterbatasan tenaga pendidik sehingga kepala KB ikut terjun dalam membantu layanan pembelajaran. Shadow teacher dengan guru renguler saling berkonsultasi dan berpartisipasi dalam menyusun program sistem pembelajaran terkait Prota, Prosem, Rppm, Rpph,Penilaian. Sikap saling terbuka, berkonsultasi, berbagi keahlian dan mencari solusi secara bersama ketika timbul permasalahan dan terjadi konflik. Terciptanya kerja sama yang baik yakni adanya sikap sadar diri dan mengetahui peran dan tugas masing-masing.} }