@thesis{thesis, author={WATI DWI YUNI RAHMAH}, title ={FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI GEL EKSTRAK ETANOL DAUN TAPAK DARA (Catharanthus roseus L.) TERHADAP PENURUNAN EDEMA PADA MENCIT}, year={2024}, url={https://repository.unugiri.ac.id:8443/id/eprint/5634/}, abstract={Inflamasi merupakan suatu bentuk respon tubuh ketika terjadi cedera ataupun infeksi, tubuh akan menetralisir dan mengeluarkan zat berbahaya dari tubuh dan melakukan perbaikan jaringan seperti edema yang merupakan pembengkakan yang diakibatkan oleh pembesaran cairan plasma ke ruang interstitium, Ekstrak etanol daun tapak dara (Catharanthus roseus L.) yang memiliki kandungan senyawa kimia alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, dan terpenoid. Senyawa flavonoid menghambat langsung siklosgenase dan aktivitas lipooksigenase, sehingga menghambat pembentukan prostaglandin sehingga mampu menghentikan pembentukan dan mengeluarkan zat penyebab radang. Gel merupakan sediaan farmasi yang sering digunakan karena lebih baik dibanding dengan krim, kadar air yang dimiliki sediaan gel lebih banyak yang dapat menghidrasi stratum corneum. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif true eksperimental yang menggunakan metode ekstraksi maserasi yang menghasilkan4 formulasi gel antiinflamasi dengan uji evaluasi organoleptis, pH, homogenitas, daya sebar, daya lekat pada hewan uji mencit sebanyak 4 ekor per kelompok kemudian edema diukur menggunakan alat jangka sorong dan di uji menggunakan SPSS uji independent T-Tes. Gel antiinflamasi dipreparasi dengan variasi konsentrasi ekstrak etanol daun tapak dara dengan metode maserasi yaitu 0%; 0,2%; 0,3% dan 0,4%. Gel yang dihasilkan dilakukan beberapa pengujian seperti uji organoleptis, homogenitas, uji pH diperoleh hasil 4 formulasi memiliki pH 6, daya lekat diperoleh hasil 1,29 detik sampai 1,82 detik, daya sebar diperoleh hasil memiliki daya sebar 5,3 cm sampai 6,7 cm dan antiinflamasi. Aktivitas antiinflamasi terhadap terhadap penurunan edema pada mencit dihasilkan dari 4 formulasi namun dari uji statistik independent T-Tes yang paling berpengaruh adalah formulasi 3 yang mengandung 0,4% ekstrak etanol daun tapak dara, semakin tinggi konsentrasi ekstrak semakin berpengaruh terhadap penurunan edema pada mencit. Dari senyawa flavonoid daun tapak dara yang di formulasikan sebagai gel dapat digunakan sebagai antiinflamasi ekstrak etanol daun tapak dara dapat menghambat langsung siklosgenase dan aktivitas lipooksigenase.} }