A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Dewi Anis Khoirul and M. Iqbal and Vesti Dwi },
title ={PENGEMBANGAN PANDUAN PELATIHAN MENINGKATKAN TANGGUNG JAWAB BELAJAR DENGAN TEKNIK AVERSI},
year={2021},
url={https://repository.unugiri.ac.id/id/eprint/580/},
abstract={Tanggung jawab belajar tidak begitu saja muncul, melainkan harus diupayakan serta membutuhkan proses dan waktu agar menjadi aktual dan tercermin dalam kepribadiannya. Tanggung jawab belajar yang dimiliki siswa disekolah termasuk kedalam tanggung jawab pribadi. Tanggung jawab belajar menjadi masalah yang penting untuk diperhatikan. Guru bimbingan konseling menjadi salah satu fungsi strategis yang dapat membantu siswa untuk meningkatkan tanggung jawab belajar. Melalui teknik aversi dianggap mampu untuk meningkatkan tanggung jawab belajar. Tujuan diberikannya teknik aversi adalah untuk mengurangi perilaku yang tidak diinginkan dengan memberikan stimulus yang tidak menyenangkan sehingga perilaku yang tidak diinginkan muncul. Metode penelitian dan pengembangan dalam penelitian ini menggunakan metode Borg and Gall dengan sepuluh langkah penelitian. Sepuluh Langkah dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan dan kondisi yang ada menjadi : (1) penelitian awal, (2) perencanaan,(3) pengembanga produk awal, (4) uji ahli, (5) revisi produk. Adapun teknik analisis data uji ahli dan uji calon pengguna produk (guru BK) menggunakan interrater agreement instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa data kuantitatif dan data kualitatif. Hasil uji menunjukkan bahwa produk pengembangan termasuk dalam kriteria sangat berguna, sangat layak, sangat tepat, dan sangat patut. Sehingga produk telah layak digunakan oleh guru bimbingan konseling disekolah untuk meningkatkan tanggung jawab belajar siswa. Saran pemanfaatan oleh guru bimbingan konseling untuk memahami setiap topik dan materi agar dapat memberikan pelatihan dengan maksimal. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan melakukan pengembangan lebih lanjut terkait dengan produk panduan yang telah dikembangkan.}
}