@thesis{thesis, author={ALWY SYIHABUDDIN}, title ={PENGEMBANGAN KURIKULUM PESANTREN BERBASIS KKNI PADA PERGURUAN TINGGI DI STAI AL-ANWAR SARANG REMBANG}, year={2024}, url={https://repository.unugiri.ac.id:8443/id/eprint/5808/}, abstract={Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengembangan kurikulum Pesantren pada perguruan tinggi dengan berbasiskan KKNI yang berjalan di STAI Al-Anwar Sarang Rembang. Berdasarkan tujuan tersebut penelitian ini mengunakan Pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, interview, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan melakukan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan mereview data dan teori yang telah dibangun dalam penelitian. Pengecekan keabsahan datan dengan triangulasi sumber dan Teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Konsep pengembangan pesantren berbasis KKNI pada perguan tinggi di STAI Al-Anwar Sarang Rembang berlandaskan aspek religious, filosofis, psikologi dan perkembangan zaman dengan mempertibangan prinsip relevansi dan kesinambungan melalui pendekatan subject akademik Adapun tujuannya adalah membentuk para mahasiswa yang yang berkultur pesantren salaf akan tetapi memiliki pola pikir kritis akademis. Pengembangan kurikulim dilaksanakan dengan tahapan penyusunan oleh tim penyusun yang dikordinir oleh para KaProd, selanjutnya dalam tahap penyempurnya melibatkan para civitas akademik baik dari unsur pimpinan maupun dosen pengampu matakuliah. Setelah tanap penyempurnaan selanjutnya kurikulum yang ada di manifestasikan dalam Rencana Perkuliahan Semester (RPS). (2) Implemantasi pngembangan kurikulum pesantren berbasis KKNI di STAI Al-Anwar Sarang dilaksanakan melalui praktikum dalam pelaksanaan pembelajaran pada mata kuliah khas pesantren. Seperti praktik membaca kitab, tahfidz al-Qur?an dan Tajwid dan pembelajaran Bahasa Arab yang lebih menekankan pada kemampuan memahami nahwu shorof. Akan tetapi implementasinya belum begitu maksimal sebab SDM yang ada kurang mamahami konsep kurikulum KKNI dan kurangnya pendampingan mampun sosialiasai dari para ahli bidang pengembangan kurikulum KKNI. Meskipun demikian Lembaga terus berusaha untuk meningkatkan pencapaian pembelajaran yang ada dengan membentuk wadah beruapa UKM yang berfokus pada kajian-kajian kitab dan pengembangan Bahasa. Selain itu, keberadaan pesantren mahasiswa juga menjadi faktor pendukung dalam mensukseskan pengembangan kurikulum yang ada.} }