@thesis{thesis, author={SUFIANDI ENRICO}, title ={Rancang Bangun Sistem Monitoring Suhu, Kelembaban dan Pendeteksi Gas Hydrogen Sulfida Pada Kandang Anak Ayam Kampung Berbasis Internet Of Things (IoT)}, year={2024}, url={https://repository.unugiri.ac.id:8443/id/eprint/5963/}, abstract={Peternakan pada dasarnya merupakan usaha yang sering kali mengalami kerugian akibat kematian anak ayam kampung yang di sebabkan oleh panas dari kandang yang terlalu tinggi. Penyebab ini diakibatkan beberapa faktor baik dari lingkungan maupun dari proses perawatannya itu sendiri. Kerugian yang dialami oleh peternak di sebabkan oleh kelalaian dari penjaga ternak dalam memonitoring suhu, kelembaban, dan pendeteksi gas hydrogen sulfida yang ada di dalam kandang. Faktor ini jika tidak ditangani dengan baik dapat mempengaruhi kesehatan anak ayam yang ada di dalam kandang, utamanya pada proses penguraian mikroorganisme pada kotoran ayam yang menghasilkan gas hydrogen sulfida. Kerugian tersebut sering terjadi akibat peran manusia itu sendiri yang mana lalai dalam penjagaan dan memonitoring kandang anak ayam kampung. Dalam mengatasi masalah yang ada, perkembangan prototype dapat menjadi solusi, seperti mikrokontroler NodeMCU ESP8266 dan perkembangan IoT. NodeMCU ESP8266 di rancang dengan sensor DHT11 dan MQ-8 dengan hasil sebagai sistem monitoring suhu, kelembaban dan pendeteksi gas hydrogen sulfida pada kandang anak ayam kampung berbasis Internet of Things yang dapat di akses pada aplikasi Blynk IoT. Hasil pengujian sistem ini dilaksanakan dengan melakukan uji perangkat, uji alat dan uji kelayakan pada sistem monitoring kandang anak ayam kampung berbasis IoT yang menggunakan sensor DHT11 dan MQ-8. Hasil pengujian ini mendapatkan hasil rata-rata suhu pada angka 31,77°C, kelembaban 68,51%, dan kadar gas hydrogen sulfida 57,41 Ppm. Sistem monitoring ini mempermudah para penjaga ternak dalam memonitoring kondisi kandang dan dapat memberikan tindakan secepatnya apabila terjadi hal yang tidak terduga.} }