A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Ainu and Nawafila and Yulianti },
title ={PERBANDINGAN AKTIVITAS FISIK HAND SANITIZER GEL DAN SPRAY EKSTRAK ETANOL BIJI PEPAYA (Carica Papaya L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus},
year={2021},
url={https://repository.unugiri.ac.id/id/eprint/617/},
abstract={Biji papaya mengandung senyawa golongan flavonoid, alkaloid, saponin, tannin, dan fenolik. Biji pepaya mempunyai aktivitas antibakteri karena kandungannya. Salah satunya adalah flavonoid. Senyawa aktif golongan flavonoid dari beberapa bahan alam diketahui mempunyai aktivitas antibakteri. Mekanisme dari kerjanya senyawa golongan flavanoid diduga mendenaturasi protein sel bakteri serta merusakkan dari membrane sel bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui efektivitas antibakteri sediaan hand sanitizer gel dan spray ekstrak etanol biji papaya (Carica papaya L.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan untuk mengetahui evaluasi fisik sediaan hand sanitizer gel dan spray dari ekstrak etanol biji papaya (Carica papaya L.). Metode yang digunakan metode eksperimental. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji statistik one way ANOVA. Berdasarkan dari hasil penelitian yang diperoleh bahwa gel mempunyai daya hambat 7 mm, 6 mm dan 4 mm. Sedangkan pada spray cair diperoleh hasil zona hambat 0 mm. Setelah dilakukan penyimpanan selama 2 minggu hasil evaluasi dari sediaan gel stabil sedangkan pada sediaan spray tidak stabil yaitu dikerenakanekstrak tidak bercampur dengan sempurna dan hasil warna spray tidak sesuai dengan warna ekstrak yaitu agak putih setelah disaring Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sediaan handasnitizer gel lebih efektif dalam menghambat bakteri Staphylococcus aureus dibanding sediaan spray. Dari hasil uji evaluasi sediaan gel lebih stabil dibanding dengan sediaan spray}
}