A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Akhmad and Nursiyah and Romadhiyana }, title ={UJI AKTIVITAS PENUMBUH RAMBUT KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN TEH HIJAU (Camellia sinensis L.) DAN DAUN SELEDRI (Apium gravelens L.) SEBAGAI SEDIAAN HAIR TONIC PADA MARMUT}, year={2021}, url={https://repository.unugiri.ac.id/id/eprint/649/}, abstract={Rambut rontok merupakan masalah yang masih banyak dihadapi manusia khususnya wanita. Perempuan usia 14-28 tahun Di Jakarta sekitar 50% dan di Surabaya sekitar 53,3,%. Rambut rontok dapat diatasi dengan perawatan hair tonic. Hair tonic dapat dibuat dari kombinasi ekstrak etanol daun teh hijau dan daun seledri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas penumbuh rambut dari kombinasi ekstrak etanol daun teh hijau (Camellia sinensis L.) dan daun seledri (Apium gravelens L.) sebagai sediaan hair tonic pada marmut dan apakah pemberian perbedaan konsentrasi kombinasi ekstrak etanol daun teh hijau (Camellia sinensis L.) dan daun seledri (Apium gravelens L.) memberikan aktivitas yang berbeda dalam penumbuh rambut. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain true experimental laboratory dan RAL. Marmut dibagi menjadi 6 kelompok dengan perlakukan kontrol negatif, F1 25:75,F2 50:50,F3 75:25, kelompok ekstrak daun teh hijau dan kelompok ekstrak daun seledri. Rambut marmut dicukur dengan ukuran 3?3 cm, lalu dioleskan sediaan hair tonic setiap sehari sekali selama 28 hari. Pertumbuhan rambut diukur dengan menggunakan jangka sorong Uji stabilitas sediaan hair tonic dilihat dengan uji organoleptik dan uji pH dan uji aktivitas penumbuh rambut.. Hasil uji penumbuh rambut pada sediaan hair tonic memiliki kemampuan sebagai penumbuh rambut dengan rata-rata formulasi kontrol negatif 11,993 mm, formulasi 1 11,5 mm, formulasi 2 11,4 mm, formulasi 3 12,45 mm, formulasi 4 11,77, formulasi 5 11,56 mm. Hasil penelitian uji organoleptik sediaan hair tonic stabil, warna bau, dan tekstur tidak mengalami perubahan. Hasil uji pH pada sediaan hair tonic memenuhi syarat nilai pH kulit yaitu 4,5-6,5, tetapi pada formulasi 4 tidak memenuhi syarat pH kulit, nilai pH yang diperoleh adalah 4,3. Hair tonic kombinasi ekstrak daun teh hijau (Camellia sinensis L.) dan daun seledri (Apium gravelens L.) memiliki aktivitas penumbuh rambut dengan formulasi terbaik pada formulasi 3. Pemberian konsentrasi kombinasi yang berbeda memberikan aktivitas yang berbeda dalam penumbuh rambut. Semakin tinggi konsentrasi yang diberikan, semakin cepat aktivitas penumbuh rambut marmut.} }