@thesis{thesis, author={AFIDA EVA MILATUS}, title ={PENGARUH STRATEGI ACTIVE KNOWLEDGE SHARING BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK KELAS X MADRASAH ALIYAH ASSALAM BANGILAN}, year={2024}, url={https://repository.unugiri.ac.id:8443/id/eprint/6645/}, abstract={Berdasarkan masalah yang terjadi di lapangan, proses pembelajaran yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah ASSALAM Bangilan Tuban masih menerapkan strategi konvensional yang mengakibatkan kurangnya keaktifan siswa dalam pembelajaran. Keadaan tersebut selain menyebabkan proses pembelajaran menjadi kurang efektif dan monoton, keadaan ini juga akan berdampak pada kurangnya kemampuan siswa dalam memahami dan menerapkan konsep-konsep akidah akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Akibat dari berbagai masalah tersebut dapat berimplikasi pada rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa. Oleh sebab itu, guru perlu menerapkan strategi alternatif untuk memastikan materi dapat disampaikan dengan efektif dan siswa merasa senang saat mempelajarinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Quasi Eksperimen desain Pretest Posttest Nonequivalent Control Group. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, uji paired sample t-test dan uji independent sample t-test. Penelitian ini sampai pada simpulan bahwa: (1) Hasil uji Independent Sample T-test diperoleh nilai (sig2-tailed) 0,000 artinya Ha 1 diterima dan Ho 1 ditolak, sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan dari strategi Active Knowledge Sharing berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (2) Hasil uji Paired Sample T-test diperoleh nilai (sig2-tailed) 0,000 artinya Ha 2 diterima dan Ho 2 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan berpikir kritis antara siswa yang menggunakan strategi Active Knowledge Sharing berbasis masalah dan siswa yang menggunakan strategi konvensional dalam pembelajarannya.} }