A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Ari Abi and LULUK NI’MATUL and Sahri },
title ={KONSEP DIRI SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI MA MUHAMMADIYAH 3 KANOR RELEVANSINYA DENGAN URGENSI PENDIDIKAN INKLUSIF},
year={2021},
url={https://repository.unugiri.ac.id/id/eprint/787/},
abstract={Pendidikan inklusif dapat memberikan gambaran pendidikan yang ramah difabel serta menekankan kepada persamaan hak dan dan akses pendidikan kepada setiap warga Negara. Penerapan sistem pendidikan inklusif juga dapat membantu dan memudahkan siswa berkebutuhan khusus dalam mendapat pengajaran. Sebagaiman kesetaraan hak anak berkebutuhan khusus dengan warga negara lainnya yang telah ditegaskan dalam Undang Undang Dasar 1945 Pasal 31 yang menyatakan bahwa ?Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep diri siswa berkebutuhan khusus yang menempuh pendidikannya di sekolah reguler bersama siswa-siswa non berkebutuhan khusus. Dalam hal ini subjek yang dimaksud adalah Hafid Ahmad Arrasyid siswa di MA Muhammadiyah 3 Kanor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam kepada beberapa pihak, observasi, serta dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan cara perpanjangan keikutsertaan peneliti; teknik triangulasi dengan menggunakan berbagai sumber. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan adanya dukungan dan peran orang-orang terdekat mampu membentuk konsep diri pada siswa berkebutuhan khusus sehingga memengaruhi presetasi siswa tersebut. Selain itu, pelaksanakan proses belajar mengajar siswa berkebutuhan khusus bersama siswa-siswa normal lainnya di sekolah reguler (non SLB) menunjukkan sistem pendidikan inklusif sangat penting dan perlu untuk diterapkan.}
}