@thesis{thesis, author={RIFAQ MOH}, title ={FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA SKABIES DI PONDOK PESANTREN AHLUSUNNAH WALJAMAAH AMBUNTEN TIMUR KECAMATAN AMBUNTEN KABUPATEN MADURA}, year={2013}, url={http://repository.unusa.ac.id/1612/}, abstract={Skabies adalah penyakit kulit akibat infestasi dan sensitasi tungau sarcoptes scabiei varian homunis. Penyakit ini masih banyak di derita oleh masyarakat terutama di lingkungan pondok pesantren. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi terjadinya skabies. Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, populasi adalah seluruh santri di pondok pesantren ahlussunah waljamaah sebesar 113 dengan besar sampel 50 orang. Pengambilan sampel menggunakan tehnik probality sampling dengan cara simple random sampling. Variabel independen adalah personal hygiene, lingkungan, perilaku kesehatan dan kepadatan penduduk (santri) dan variabel dependen adalah kejadian skabies. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi, diolah dan diuji menggunakan Uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar (60%) personal hygienenya baik, sebagian besar (54,0%) perilaku tidak baik, lingkungan kamar responden sebagian besar (67%) kurang, dan kepadatan penduduk sebagian besar (67%) tidak padat. analisis dengan uji chi-square di dapatkan personal hygiene, perilaku ?= 0,000 < ?= 0,05 sehingga Ho ditolak artinya ada hubungan antara personal hygiene, perilaku, lingkungan dan kepadatan penduduk dengan kejadian skabies Simpulan yang didapatkan bahwa personal hygiene, perilaku, lingkungan dan kepadatan penduduk mempengaruhi kejadian skabies pada santri, diharapkan pada santri dan pengurus pondok pesantren untuk memperhatikan semua faktor diantaranya personal hygiene, perilaku, lingkungan dan kepadatan penduduk agar dapat mencegah dan mengurangi kejadian skabies di pondok pesantren Ahlussunah Waljamaah Ambunten Timur.} }