@thesis{thesis, author={MUZAYYANAH LULUK ATUN}, title ={EFEKTIVITAS ALIH BARING DENGAN MASASE NEUROPERFUSI TERHADAP RISIKO DEKUBITUS PADA PASIEN STROKE DI WILAYAH KINERJA PUSKESMAS AROSBAYA BANGKALAN MADURA}, year={2021}, url={http://repository.unusa.ac.id/7441/}, abstract={Dekubitus menjadi masalah yang sampai saat ini belum bisa teratasi. Dekubitus ini banyak terjadi pada pasien yang mengalami gangguan mobilitas seperti pasien stroke dan patah tulang belakang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas alih baring dengan masase neuroperfusi terhadap risiko dekubitus pada pasien stroke di Wilayah Kinerja Puskesmas Arosbaya Bangkalan Madura. Desain penelitian menggunakan Quasy-Experiment dengan pendekatan pre post test control groub design. Populasi semua pasien dengan penyakit stroke yang mengalami tirah baring di Wilayah Kinerja Puskesmas Arosbaya Bangkalan Madura sebanyak 30 orang. Sampel sebagai penderita stroke sebanyak 28 orang diambil dengan tehnik simple random sampling. Variabel independen alih baring dengan masase neuroperfusi, variabel dependen risiko dekubitus. Data dianalisi menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan nilai kemaknaan ? = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan terapi alih baring dengan masase neuroperfusi pada kelompok intervensi hampir setengahnya (35,7%) mengalami kemungkinan kecil terjadi dekubitus, sedangkan pada kelompok kontrol setengahnya (50,0%) mengalami kemungkinan kecil terjadi dekubitus dan sesudah diberikan terapi alih baring dengan masase neuroperfusi pada kelompok intervensi sebagian besar (71,4%) tidak terjadi dekubitus, sedangkan pada kelompok kontrol sebagian besar (64,3%) mengalami kemungkinan kecil terjadi dekubitus. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan nilai ? = 0,000 artinya ada efektivitas alih baring dengan masase neuroperfusi terhadap risiko dekubitus pada pasien stroke. Alih baring dengan masase neuroperfusi dapat mencegah terjadinya risiko dekubitus pada penderita stroke. Diharapkan masyarakat dapat mencegah terjadinya risiko dekubitus dengan menerapkan terapi alih baring dengan masase neuroperfusi.} }