@thesis{thesis, author={HARYANTO NINDI PUTRI}, title ={HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN (HB) DAN KADAR LEUKOSIT PADA PENGKONSUMSI KOPI DI PULOSARI SURABAYA}, year={2021}, url={http://repository.unusa.ac.id/7564/}, abstract={Kopi digolongkan minuman penyegar yang dapat memberikan stamina dalam sumber energi, karena kandungan kafein yang ada di dalam kopi dapat memberikan efek rangsangan pada jaringan tubuh manusia. Kafein dapat mengubah respon imun seseorang yang memicu leukositosis. Kafein dapat merusak dan menggagalkan proses penyerapan zat besi dengan cepat. Tubuh yang mengalami penurunan persediaan zat besi terus menerus dan keseimbangan zat besi tubuh yang terganggu akan dapat menyebabkan persediaan zat besi didalam tubuh berkurang. Zat besi yang berkurang tersebut akan menyebabkan terganggunya pembentukan hemoglobin. Berkurangnya kadar hemoglobin dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga seseorang mudah terkena infeksi. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar hemoglobin (Hb) dan leukosit pada pengkonsumsi kopi. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 33 responden laki-laki berusia >35 tahun pengkonsumsi kopi di wilayah Pulosari Surabaya. Hasil Analisa statistika uji normalitas Kolmogorov Smirnov adalah terdapat hubungan nilai kadar hemoglobin (Hb) dan leukosit dengan nilai p 0,963. Dilanjutkan dengan uji korelasi pearson dengan koefisien korelasi (r) 0,478 dan nilai signifikansi 0,005. Kesimpulan terdapat hubungan nilai kadar hemoglobin (Hb) dan leukosit pada pengkonsumsi kopi dengan korelasi moderat sedang yang bersifat positif.} }