@thesis{thesis, author={SARASNIAWATI YULIANTIKA}, title ={KEEFEKTIFAN PEMBERIAN POSISI SEMI FOWLER TERHADAP PENINGKATAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN ASMA BRONKIAL DENGAN MASALAH KEPERAWATAN BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF DI RUANG DAHLIA RUMAH SAKIT ISLAM JEMURSARI SURABAYA}, year={2020}, url={http://repository.unusa.ac.id/7687/}, abstract={Asma Bronkial merupakan penyakit saluran napas kronik, karena adanya hipereaktivitas terhadap rangsangan. Saluran pernafasan bereaksi mengalami penyempitan dan menghalangi udara yang masuk sampai menimbulkan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif. Penderita asma bronkial memerlukan terapi non farmakologis untuk mengatasi masalah keperawatan yang tidak sesuai dengan SOP dan kurang maksimal di ruang rawat, salah satunya pemberian posisi semi fowler 30-45derajat untuk membantu mengurangi sesak napas pada pasien asma bronkial. Tujuan karya ilmiah akhir ini menggambarkan analisis praktik klinik keperawatan pada pasien asma bronkial dengan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif di Ruang Dahlia RSI Jemursari Surabaya. Karya tulis ilmiah ini deskriptif dengan pendekatan studi kasus menggunakan evidence based keefektifan pemberian posisi semi fowler terhadap peningkatan saturasi oksigen yang di intervensi selama 3 hari perawatan. Jumlah responden 2 pasien asma bronkial dengan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif di Ruang Dahlia RSI Jemursari Surabaya. Pengumpulan data dari hasil wawancara, observasi, dokumentasi dan penilaian dilakukan dengan alat pulse oximeter. Pasien Ny.R memiliki nilai saturasi oksigen sebelum pemberian 95% (asma serangan sedang), setelah intervensi menjadi 98% (asma serangan ringan), pada Tn.S nilai saturasi oksigen sebelum pemberian 95% (asma serangan sedang), setelah intervensi menjadi 99% (asma serangan ringan). Hasil dari keefektifan pemberian posisi semi fowler terbukti mempengaruhi nilai saturasi oksigen dan mengurangi sesak napas pada pasien asma bronkial. Diharapkan pada penderita asma bronkial agar menghindari faktor-faktor pencetus kekambuhan asma yang dapat menimbulkan terjadinya sesak napas. Rekomendasi penulisan ini seorang perawat dapat melakukan tindakan non farmakologis untuk mengurangi sesak napas pada pasien asma bronkial dengan pemberian posisi semi fowler 30-45derajat.} }