@thesis{thesis, author={JAHRO KHALIMATUS}, title ={PENERAPAN TERAPI BERMAIN BONEKA TANGAN PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN KOMUNIKASI VERBAL DI DESA BUNGURASIH BARAT RT 01 RW 02 WARU SIDOARJO}, year={2020}, url={http://repository.unusa.ac.id/7783/}, abstract={Permasalahan kesehatan anak usia prasekolah sering mengakibatkan keterlambatan berkomunikasi secara verbal dan ketidakmampuan bersosialisasi. Proses pola asuh dan komunikasi orang tua kepada anak berpengaruh terhadap pembentukan karakter anak. Pada dasarnya, bentuk komunikasi verbal yang dilakukan orang tua kepada anaknya bermacam ? macam. Akibat keterlambatan tersebut anak mengalami Gangguan Komunikasi. Penelitian bertujuan untuk Penerapan Terapi Bermain: Boneka Tangan Pada Anak Usia PraSekolah Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Komunikasi Verbal Di Desa Bungurasih Barat Rt 01 Rw 02 Waru Sidoarjo. Desain penelitian karya ilmiah menggunakan studi kasus dengan subyek 2 klien anak dengan usia 5 tahun dan usia 4 ½ tahun. Penelitian ini dilakukan Di Desa Bungurasih dengan 4 hari kunjungan selama 15 ? 30 menit. Metode pengumpulan data menggunakan lembar pengkajian keperawatan anak dengan melakukan wawancara, observasi, menentukan diagnosa, membuat intervensi, melaksanakan implementasi dan melakukan evaluasi. Hasil penelitian setelah diberikan intervensi Promosi Komunikasi: Defisit Bicara berupa terapi bermain Boneka Tangan yang dilakukan selama 15 menit dengan 4 hari kunjungan. Terapi bermain dilakukan setelah ditegakkan diagnosa keperawatan Gangguan Komunikasi Verbal. Hasil terapi bermain Boneka tangan pada An. N dan An. Z sebelum dilakukan tindakan didapatkan hasil An. N dan An. Z termasuk dalam Pemahaman Komunikasi Memburuk, setelah diberikan terapi An. N dan An. Z menjadi Pemahaman Komunikasi Sangat Membaik. Penerapan terapi bermain: Boneka Tangan pada kedua klien terdapat Peningkatan Komunikasi yang signifikan dari Gangguan Komunikasi Anak. Perawat diharapkan dapat melibatkan keluarga untuk menerapkan terapi bermain Boneka Tangan dalam mengatasi masalah Gangguan Komunikasi.} }