@thesis{thesis, author={ASTRI MEGA}, title ={PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BAWANG PUTIH TUNGGAL (Allium sativum L) TERHADAP KADAR LIMFOSIT PADA PASIEN KANKER SECARA SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW}, year={2020}, url={http://repository.unusa.ac.id/7939/}, abstract={Latarbelakang : Kanker merupakan penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel jaringan tubuh yang tidak normal dan tidak terkontrol sehingga dapat mengganggu dan merusak sel-sel jaringan tubuh lainnya. Salah satu tanaman yang mempunyai khasiat obat adalah bawang putih tunggal (Allium sativum L). Penelitian tentang ekstrak bawang putih tunggal (Allium sativum L) sudah banyak dilakukan dalam pengobatan kanker, tetapi penelitian bawang putih tunggal terhadap kadar limfosit pada kanker masih terbatas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak bawang putih tunggal (Allium sativum L) terhadap kadar limfosit pada pasien kanker. Metode : Pencarian literatur pada situs Science Direct dan PubMed. Sebanyak 385 artikel telah ditinjau. Empat artikel diidentifikasi relevan dengan kriteria penelitian untuk tinjauan sistematis ini. Hasil: Review 3 jurnal pengaruh ekstrak bawang putih tunggal (Allium sativum L) terhadap limfosit sistemik seluruhnya menunjukkan peningkatan kadar limfosit sistemik yang ditinjau dari pemeriksaan darah lengkap terhadap limfosit. Keempat jurnal menunjukkan adanya peningkatan limfosit sistemik yaitu: Charron dkk, (2015) (P=,0.001); Olaniyan dkk, (2013) (P<0,05); dan Srivastava dan Pathak, (2012) (P<0,01. Pengaruh pemberian ekstrak bawang putih tunggal (Allium sativum L) terhadap limfosit pada kanker ditemukan sebagai imunomodulator sel imun dan antitumor immunity. Kesimpulan : Terdapat peningkatan limfosit sistemik baik pada pasien kanker setelah diberikan ekstrak bawang putih tunggal (Allium sativum L) akan tetapi dampaknya terhadap kanker masih memerlukan penelitian lebih lanjut.} }