@thesis{thesis, author={WIJAYA AFIRA FEBRIANI SURYA}, title ={HUBUNGAN PREEKLAMSIA DENGAN DERAJAT BBLR DI RSI JEMURSARI SURABAYA}, year={2020}, url={http://repository.unusa.ac.id/7972/}, abstract={Latar Belakang: Preeklamsia merupakan peningkatan tekanan darah >140/90 mmHg disertai proteinuria pada ibu hamil diatas 20 minggu usia kehamilan. Preeklmasia merupakan salah satu kasus terbanyak di Indonesia yang dapat beresiko membahayakan janin disamping membahayakan maternal melalui plasenta Tujuan: Untuk mengetahui hubungan preeklamsia dengan derajat BBLR di RSI Jemursari Surabaya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain pendekatan Cross Sectional. Populasi merupakan pasien BBLR dan sampel diapatkan dengan sesuai kriteria inkkusi dan eklusi. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dari 101 sampel terdapat 98 sampel (97%) bayi dilahirkan dengan BBLR dimana 85 subyek tidak mengalami preeklamsia, 11 subyek mengalami preeklamsia ringan, dan 2 subyek mengalami preeklamsia berat. 1 subyek dilahirkan dengan BBLSR dan 2 subyek dilahirkan dengan BBLER tanpa preeklamsia.Hasil akhir analisisis didapatkan tidak ada hubungan antara preeklamsia dengan derajat BBLR dibukatikan dengan hasil Sig-(2-tailed) > 0,05. Tidak terdapat hubungan antara preeklamsia dengan derajat BBLR. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara preeklamsia dengan derajat BBLR di RSI Jemursari Surabaya} }