@thesis{thesis, author={FARDI MITHA AINIL}, title ={HUBUNGAN SELF CARE (KEPATUHAN PENGOBATAN) DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS TAMBAKREJO SURABAYA}, year={2020}, url={http://repository.unusa.ac.id/8063/}, abstract={Kualitas hidup merupakan salah satu aspek untuk menunjang kehidupan dan derajat kesehatan penderita TBC. Pada kenyataannya masih banyak penderita TBC yang memiliki kualitas hidup buruk akibat dari penyakit dan pengobatan yang lama, sehingga dapat menyebabkan ketidak patuhan pada proses pengobatan yang dijalani penderita TBC. Dari wawancara 10 responden di dapatkan 4 penderita TBC yang gagal dalam pengobatan. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan Self care (kepatuhan pengobatan) dengan kualitas hidup penderita tuberkulosis di Puskesmas Tambakrejo Surabaya. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini semua penderita tuberkulosis yang masih menjalani pengobatan sebesar 40 responden. Besar sampel 32 responden dengan menggunakan simple random sampling. Variabel independent Self care (kepatuhan pengobatan), variabel dependen kualitas hidup. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating. Data dianalisis dengan uji kolerasi Rank spearmen ? = 0,05. Hasil penelitian hampir seluruhnya (78,1%) responden memiliki Self Care (kepatuhan pengobatan) kategori sedang. Sebagian besar (53,1%) responden memiliki kualitas hidup buruk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara Self Care (kepatuhan pengobatan) dengan kualitas hidup penderita tuberkulosis (p = 0,033). Semakin tinggi kepatuhan pengobatan yang dilakukan responden maka akan semakin cepat proses penyembuhan dan dapat membuat kualitas hidup membaik. Pihak puskesmas diharapkan dapat lebih sering lagi melakukan promosi kesehatan tentang TBC terhadap keluarga dan penderita untuk meningkatkan kepatuhan penderita TBC dalam berobat agar mencapai kesembuhan dan meningkatkan kualitas hidup.} }