A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: fopen(/home/rama/public_html/application/cache/sessions/rama_sessionqodol5l871d5gtqfmom9gqsaiv2nbunb): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 174
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/core/MY_Controller.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 6
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={SAFITRI YASIN SHELLY},
title ={PENERAPAN KOMPRES JAHE PADA PASIEN ASAM URAT DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT DI WISMA DAHLIAUPT PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHAPASURUAN},
year={2017},
url={http://repository.unusa.ac.id/8438/},
abstract={Nyeri lutut merupakan gejala yang sering dikeluhkan penderita asam urat
dan dapat mengganggu aktivitas. Untuk penanganannya dapat dilakukan dengan
terapi kompres jahe. Managemen nyeri dengan kompres jahe belum pernah
dilakukan di UPT Pelayanan Soasial Tresna Werdha Pasuruan. Tujuan penelitian
ini untuk mengetahui penerapan kompres jahe pada penderita asam urat dengan
masalah keperawatan nyeri akut di wisma dahlia UPT Pelayanan Sosial Tresna
Werdha Pasuruan.
Desain penelitian adalah studi kasus dilakukan pada pada satu klien dengan
asam urat. Penelitian dilakukan di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha
Pasuruan pada tanggal 12 Juni-17 Juni 2017. Metode pengumpulan data
menggunakan lembar pengkajian keperawatan gerontik dengan menggunakan
anamnese, pemeriksaan fisik serta observasi. Pengukuran skala nyeri
menggunakan Numeric Rating Scale (NRS).
Hasil yang didapatkan setelah dilakukan penerapan teknik kompres jahe
selama 6 hari mengalami penurunann tingkat nyeri asam urat. secara bertahap
pada hari pertama sampai hari ke enam
Simpulan bahwa penerapan teknik kompres jahe berpengaruh terhadap
penurunan tingkat nyeri pada asam urat. Petugas kesehatan diharapkan dapat
menerapkan keterampilan teknik kompres jahe dalam memberi asuhan
keperawatan pada klien serta klien dapat melakukan sendiri ketika nyeri
dirasakan.}
}