@thesis{thesis, author={NAIMNANU Gorensius P. E.}, title ={Pengaruh Motivasi Dan Pengawasan Fasilitator Terhadap Kinerja Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) di Desa Penfui Timur Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang}, year={2014}, url={http://repository.unwira.ac.id/10385/}, abstract={Skripsi ?Pengaruh Motivasi dan Pengawasan fasilitator terhadap Kinerja Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) Di Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang? ditulis oleh Gorensius P.E. Naimnanu, NIM: 421 09 007, di bawah bimbingan Bapak Karolus T.Sius, SH.,MSi. selaku Pembimbing I, dan Bapak rs. Marianus Kleden, MSi, selaku Pembimbing II, bertujuan untuk (1) menggambarkan kinerja PNPM-MP, dan (2) menganalisis secara kuantitatif faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan program tersebut, yaitu faktor motivasi dan faktor pengawasan fasilitator. Kinerja PNPM-MP diukur melalui: (1) Perkembangan sistem pembangunan partisipatif di Desa dan antar desa; (2) Terjadinya peningkatan kapasitas pemerintah desa dalam memfasilitasi pembangunan partisipatif; (3) Terlembaganya pengelolaan dana bergulir dalam peningkatan pelayanan sosila dasar dan ketersediaan akses ekonomi terhadap rumah tangga miskin (RTM); dan (4) Terjadinya peningkatan peran serta dan kerja sama para pemanfaatan kepentingan dalam upaya penanggulangan kemiskinan pedesaan. Faktor motivasi diukur melalui 3 indikator: (1) Memberikan pelatihan teknis tentang pengelolaan program agar terjadi hubungan sosial masyarakat yang efektif dan efisien; (2) Memberikan gaji yang cukup terhadap UPK dan TPK beserta bahawan sebagai bentuk motivasi kerja; (3) Membangun komunikasi yang baik antara badan pengurus dan masyarakat setempat dalam menjalankan program PNPM-MP. Sedangkan faktor pengawasan diukur melalui 3 indikator: (1) Pengawasan langsung, yakni melakukan pengamatan kegiatan dilapangan dengan menilai kerja-kerja yang dilaksanakan; (2) Pengawasan tidak langsung, yakni pengawasan yang dilakukan melalui laporan yang disampaikan bawahan secara lisan maupun tulisan; dan (3) Kesesuaian laporan kinerja dengan hasil kerja di lokasi kegiatan PNPM-MP. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survai pada populasi penelitian dengan sampel/responden sebanyak 36 orang; dan alat pengumpulan data berupa angket dengan teknik analisis regresi berganda. Hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) kinerja PNPM-MP di Desa Penfui Timur berada pada klasifikasi sangat baik, dengan nilai 860; (2) faktor motivasi berada pada klasifikasi sangat baik, dengan nilai 894; dan (3) faktor pengawasan berada pada klasifikasi sangat baik, dengan nilai 834. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan agar (1) Para pengelola PNPM-MP di Desa Penfui perlu mempertahankan kinerja yang telah dicapai dan menjaga keberlanjutannya; (2) para peneliti lain dapat menganalisis hasil penelitian ini secara inferensial untuk mengetahui signifikansi pengaruh factor-faktor yang berhubungan dengan kinerja PNPM-MP di Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.} }