@thesis{thesis, author={NAMAH Notha}, title ={Analisa Pengaruh Penggunaan Sedimen Embungsebagai Bahan Pengisi (Filler) Tambahan Pada Campuran Lapis Aspal Beton (Laston) Asphalt Concrete–Wearing Course (AC-WC)}, year={2018}, url={http://repository.unwira.ac.id/1167/}, abstract={Beton Aspal Lapis Aus (Wearing Course) adalah lapisan perkerasan yang berhubungan langsung dengan ban kendaraan yang kedap air, tahan terhadap cuaca dan mempunyai kekesatan yang disyaratkan dengan tebal nominal minimum 4 cm yang berfungsi menerima beban lalu–lintas dan menyebarkannya ke lapisan dibawahnya. Dalam memperbaiki perilaku campuran beraspal serta meningkatkan kualitas aspal dengan menggunakan sedimen embung sebagai bahan tambahan dan Semen Portland sebagai Filler yang mengacu pada Spesifikasi Bina Marga 2010 (Revisi 3) dengan tujuan mencari Kadar Aspal Optimum (KAO) dengan cara membuat 1 pembanding dari 4 variasi sedimen embung sebanyak 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2% sebagai pembanding dari KAO sehingga benda uji berjumlah 10 buah. Prosess sedimen dicampur dengan agregat terlebih dahulu sebelum dicampur dengan bitumen. Setelah melakukan pengujian Marshall pada campuran AC-WC diperoleh KAO 5,7%. Pada campuran sedimen embung 0,5% menghasilkan Nilai Stabilitas 887,5 kg, Flow 3,23 mm, VMA 16,80%, VIM 4,32%, VFB 74,28%, dan Rasio Bahan Lolos Ayakan No. 200 1,09. Nilai Stabilitas 1% sampai 2% memenuhi Spesifikasi minimum yaitu 800 kg.} }