@thesis{thesis, author={Nurasikin Nurasikin}, title ={Partisipasi Masyarakat dalam Pelaksanaan Pelayanan Administrasi Terpadu di Kecamatan Galang}, year={2022}, url={http://repository.upbatam.ac.id/2555/}, abstract={Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan partisipasi masyarakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan di Kecamatan Galang Kota Batam, sejalan dengan tujuan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang digunakan sebagai metode untuk memperoleh deskripsi yang utuh dan realitis tentang partisipasi masyarakat dalam meninggkatkan kualitas pelayanan di Kecamatan Galang Kota Batam, data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumemtasi. Dalam penelitian ini peninggkatan kualitas publik dengan menjadikan partisipasi masyarakat terhadap aparatur sebagai penyedia pelayanan publik dengan menjadikan partisipasi masyarakat sebagai sarana untuk melakukan perbaikan pelayanan publik. Partisipasi Masyarakat dalam pelayanan masyarakat di Kecamatan Galang Kota Batam belumlah optimal karna belum sepenuhnya melibatkan masyarakat itu sendiri dilaksanakan oleh Pihak pemerinntah setempat tanpa adanya swadaya dari masayarakat terutama dalam bentuk pelayanan, masayarakat hanya memberikan swadaya dalam bentuk kepengurusan dan masayarakat juga ikut terllibat dalam mengawasi dan menilai hasil pelayanan tersebut. Selain itu untuk faktor yang medukung masyarakat sebenanrnya berada pada kemauan dari masyarakat itu sendiri, sedangkan untuk mewujudkan partisipasi masyarakat secara aktif di Kecamatan Galang Kota Batam masih di hadapkan oleh berbagai hambatan baik yang bersifat internal maupun eksternal, kendala internal yang di hadapi yaitu ketergantungan masyarakat yang cukup tinggi terhadap pihak pemerintah, Pengetahuan masyarakat yang masih terbatas mengenai peran serta mereka dalam pelayanan dan ketersediaan waktu yang kurang, untuk bisa ikut serta dalam kegiatan yang dilakukan oleh pihak Kecamatan Galang karena adanya faktor kesibukan Pekerjaan, sedangkan Kendala eksternal yang di hadapi adalah kurangnya sosialisasi dari pihak-pihak terkait mengenai kegiatan pelayanann yang akan di laksannakan di lingkungan masyarakat.} }