@thesis{thesis, author={Simanjorang Candra}, title ={Analisis Efektivitas dan Kontribusi Pajak Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Batam}, year={2023}, url={http://repository.upbatam.ac.id/2649/}, abstract={Penelitian ini didasari oleh permasalahan kemampuan pemerintah daerah didalam mengendalikan sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah secara maksimal. Pemerintah pusat memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah dalam mengelola, memajukan, dan juga memperluas pemungutan pajak daerah dalam rangka menciptakan daerah yang mandiri dan bertanggung jawab tanpa bergantung pada pemerintah pusat. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti efektivitas dan kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah Kota Batam pada tahun 2017-2021. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kuantitatif. Metode analisis deskriptif kuantitatif merupakan metode analitik yang menggunakan perhitungan data keuangan untuk menjawab permasalahan yang relevan dengan tujuan penelitian. Tingkat efektivitas pajak daerah pada tahun 2017 adalah 74,13% dengan kategori kurang efektif. Pada tahun 2018, tingkat efektivitas pajak daerah adalah 87,10% dengan kategori cukup efektif.pada tahun 2019, tingkat efektivitas pajak daerah adalah 88,16% dengan kategori cukup efektif. Pada tahun 2020, tingkat efektivitas pajak daerah adalah 61,69% dengan kategori kurang efektif. Dan pada tahun 2021, tingkat efektivitas pajak daerah adalah 68,90%. Rata-rata kontribusi pajak daerah pada tahun 2017-2021 adalah 74,91% dengan kategori sangat baik. Kontribusi pajak daerah pada tahun 2017 adalah 69,25%. Pada tahun 2018, kontribusi pajak daerah adalah 79,05%. Sedangkan kontribusi pajak daerah pada tahun 2019 adalah 82,16%. Dan pada tahun 2020 kontribusi pajak daerah adalah 72,81%. Dan pada tahun 2021 tingkat kontribusi pajak daerah adalah 71,27%. Rata-rata analisis efektivitas pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah tahun 2017-2021 senilai 75,99% dengan kategori kurang efektif. Dan rata?rata analisis kontribusi terhadap pendapatan asli daerah adalah sebesar 74,91% dengan kategori sangat baik.} }