@thesis{thesis, author={Samosir Ronaldo}, title ={An Analysis of Commissive Illocutionary Speech Act in “Marry Me” Movie 2022: Pragmatic Approach}, year={2023}, url={http://repository.upbatam.ac.id/2979/}, abstract={Tindak tutur ilokusi komisif memuat keadaan-keadaan dimana perbuatan itu harus dilakukan atau tidak. Memahami tindak tutur ilokusi komisif penting untuk mengetahui apa yang dimaksud penutur dari tuturan yang muncul. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tindak dan fungsi tindak tutur ilokusi komisif. Penelitian ini menggunakan teori tentang tindak tutur ilokusi komisif dari Searle dan Vanderveken dan teori dari Leech tentang fungsi tindak tutur ilokusi komisif. Searle dan Vanderveken membedakan tujuh belas tindak tutur ilokusi komisif. Ada juga empat fungsi tindak tutur ilokusi komisif menurut Leech. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan metode observasi dan teknik mencatat. Penelitian ini juga menggunakan identitas pragmatis untuk menganalisis data. Hasil penelitian ini dijelaskan secara deskriptif dengan kalimat dan kata-kata. Dari hasil analisis, terdapat tiga belas tindak dan semua fungsi tindak tutur ilokusi komisif yang digunakan. Perbuatan itu adalah melakukan, berjanji, mengancam, bersumpah, menerima, menyetujui, menolak, menawarkan, meyakinkan, menjamin, kontrak, perjanjian, dan taruhan. Fungsinya adalah konflik, ramah, kompetitif dan kolaboratif. Dalam penelitian ini, tindakan yang paling banyak digunakan adalah persetujuan dan penolakan. Selain itu, fungsi yang paling banyak digunakan ramah. Itu karena film ini bukan hanya tentang pernikahan, tetapi juga tentang ketidakharmonisan hubungan antara anak perempuan dan ayah. Dan juga, film ini cenderung menampilkan ujaran-ujaran yang sejalan dengan tujuan sosial} }