@thesis{thesis, author={Rahman Sonia}, title ={Impoliteness Strategies Reflected in "The Heat” Movie: Pragmatics Approach}, year={2023}, url={http://repository.upbatam.ac.id/2983/}, abstract={Ketidaksopanan dapat diketahui dari tuturan seseorang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi sopan santun yang digunakan dalam percakapan. Strategi tidak sopan ini digunakan oleh orang yang muncul dalam film "The Heat". Data diambil dari video The Heat Movie. Analisis data difokuskan pada orang dari tempat kejadian dalam video perseptual. Penelitian ini ditulis dan kemudian diteliti berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang dikemukakan oleh Culpeper tentang strategy dan function impoliteness. Penelitian kualitatif dilakukan dengan menggunakan metode observasional dan metodologi non?partisipatif dalam penelitian ini. Strategi yang diterapkan adalah bald on record, positive impoliteness, negative impoliteness, sarcasm/mock impoliteness dan withhold politeness seperti yang dijelaskan oleh dan jenisnya adalah ketidaksantunan efektif, ketidaksantunan koersif, dan ketidaksantunan entertaining. Analisis penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik Yule. Teori Culpeper akan digunakan untuk menganalisis penjelasan ketidaksopanan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dan data yang terkumpul disajikan dalam bentuk wacana. Metode observasi dan teknik mencatat digunakan dalam metode pengumpulan data dengan menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Untuk menganalisis data, peneliti menggunakan metode padan atau pencocokan, dilengkapi dengan teknik daya pilah referensi dan larik tulis. Penelitian ini disajikan secara informal untuk memudahkan pemahaman para pembaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua puluh lima pengucapan yang menggunakan strategy and functions impoliteness. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada lima macam strategi ketidaksantunan yaitu ketidaksantunan Bald on record ada delapan tuturan, satu untuk ketidaksantunan positif, empat belas untuk ketidaksantunan negatif, dan tujuh kesantunan sarkasme atau mock politeness. Selanjutnya ditemukan tiga jenis ketidaksantunan yaitu ketidaksantunan afektif ada empat belas tuturan, ketidaksantunan koersif ada sepuluh tuturan, dan yang terakhir adalah ketidaksantunan entertaining ada enam tuturan. Berdasarkan data yang ditemukan ketidaksopanan negatif dan afektif adalah yang paling dominan} }