@thesis{thesis, author={Julius Julius}, title ={Defending Self-Existence and Freedom as Reflected in “Life of Pi” by Yann Martel: An Existentialism Approach}, year={2023}, url={http://repository.upbatam.ac.id/3048/}, abstract={Eksistensialisme seringkali menjadi salah satu objek yang muncul dalam karya sastra dan dapat menjadi esensial dalam menganalisis karya sastra. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tokoh utama mempertahankan eksistensi diri dan kebebasannya sebagaimana tercermin dalam novel ?Life of Pi? karya Yann Martel. Penelitian ini menggunakan teori wacana eksistensialisme dari Bigelow (1961) dan kebebasan dalam eksistensialisme dari Sartre (2012). Eksistensialisme adalah studi tentang keberadaan, bagaimana diri sendiri mencoba menemukan makna dalam kehidupan yang tidak berarti. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.. Selanjutnya peneliti menggunakan metode penelitian kepustakaan untuk mengumpulkan data yang terdiri dari sumber data utama dan sumber data kedua dan metode analisis deskriptif untuk menganalisis data dengan menggunakan teori dari Ratna (2009). Terakhir, hasil penelitian akan ditampilkan dengan menggunakan teknik paradigma kualitatif yang dikemukakan oleh Creswell (2013) yang artinya hasil penelitian akan disajikan dengan menggunakan kata-kata dan kalimat. Hasil penelitian ini menemukan perjuangan dan prestasi tokoh utama dalam mempertahankan eksistensi dirinya, dapat disimpulkan bahwa perjuangan tokoh utama ?Pi? berawal dari pencarian kebebasannya sendiri. Perjuangan yang dihadapi tokoh utama yand ditemukan adalah; keberadaan mendahului esensi, pengasingan atau keterasingan, ketakutan dan kecemasan berlebihan, dan perjumpaan dengan kehampaan. Pencapain yang didapatkan melalui usahanya dalam mengatasi perjuangan adalah; pengakuan dan keaslian diri.} }