@thesis{thesis, author={Renidawaty Renidawaty}, title ={An Analysis Of Flouting Maxim In “Dumb And Dumber To” Movie: A Pragmatic Approach}, year={2018}, url={http://repository.upbatam.ac.id/3398/}, abstract={Penelitian ini menganalisis jenis pelanggaran maksim yang terdapat dalam film ?Dumb and Dumber to? yang berlandaskan pada prisnsip kerja Grice. Hal ini mencakup perhatian dari para pembicara pada pelanggaran maksim. Dalam melakukan penelitian, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diambil dari percakapan dalam film yang dijelaskan secara deskriptif. Langkah dalam pengumpulan datanya adalah menonton film ?Dumb and dumber to? selama beberapa waktu untuk memahami keseluruhan isi cerita, mendownload dari internet, menyalinnya, dan memahami dialog yang berhubungan dengan pelanggaran maksim.Dari 15 data yang dianalisis peneliti menemukan bahwa keempat maksim grice dilanggar untuk tujuan tujuan tertentu. Maksim kuantitas dilanggar sebanyak lima kali (31,25%) yang umumnya bertujuan memberikan informasi tambahan, maksim kualitas dilanggar dua kali (12,5%) yang bertujuan membesar-besarkan sesuatu, maksim relavan dilanggar tujug kali (43,75%) yang bertujuan yang bertujuan untuk memberikan informasi tambahan, terakhir maksim cara dilanggar sebanyak dua kali (12,5%) yang bertujuan menyampaikan cara unik untuk menyusun kata-kata. Dari hasil tersebut maksim relavan adalah maksim yang paling sering dilanggar.} }