@thesis{thesis, author={Oktavina Oktavina}, title ={Pengaruh Perputaran Kas dan Perputaran Piutang terhadap Pertumbuhan Laba pada PT Batam Lintasindo Tour and Travel di Kota Batam}, year={2017}, url={http://repository.upbatam.ac.id/3427/}, abstract={Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perputaran kas dan perputaran piutang terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan PT Batam Lintasindo Tour and Travel di Kota Batam baik secara parsial maupun secara parsial. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang berupa laporan keuangan perusahaan jasa pada tahun 2011-2015. Data dikumpulkan berdasarkan data laporan yang diberikan oleh perusahaan dan studi pustaka oleh peneliti.Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yaitu dengan mengaplikasi SPSS 21 yang dilakukan dengan uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik yang dibagi menjadi 4 tahap yaitu uji normalitas, uji multikolonieritas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi, analisis regresi berganda uji t, uji f, dan uji determinasi (R2 ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) perputaran kas berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan PT Batam Lintasindo Tour and Travel di Kota Batam. Hal tersebut dilihat dari hasil analisis uji t yang menunjukkan nilai thitung > ttabel (14,827 > 2,002). Besar pengaruh perputaran kas terhadap pertumbuhan laba adalah 0,090. 2) perputaran piutang tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan PT Batan Lintasindo Tour and Travel di Kota Batam. Hal tersebut dilihat dari hasil analisis uji t yang menunjukkan nilai thitung < ttabel (0,116 < 2,002). Besar pengaruh perputaran piutang terhadap pertumbuhan laba adalah 0,000. 3) perputaran kas dan perputaran piutang berpengaruh positif dan signifkan secara simultan terhadap pertumbuhan laba perusahaan PT Batam Lintasindo Tour and Travel. Hal tersebut dilihat dari analisis uji F yang menunjukkan Fhitung > Ftabel (181,314 > 1,551). Nilai Adjusted R Square menunjukkan sebesar 85,9%, sedangkan sisanya sebanyak 14,1% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini} }