@thesis{thesis, author={Idayu Fitri Wunie}, title ={An Analysis of Code Mixing in Meme on Instagram by Youngsters:a Sociolinguistics Approach}, year={2018}, url={http://repository.upbatam.ac.id/3838/}, abstract={Peneliti tentang pencampuran kode di sebelumnya, memiliki konsentrasi pada bahasa lisan, beberapa pada bentuk tertulisnya. Penelitian ini menjelaskan jenis?jenis pencampuran kode dan alasan meme yang dibuat oleh penulisnya di media sosial, dalam hal ini di instagram. Meme biasanya berisi gambar dan tulisan yang kebanyakan menggunakan lebih dari satu bahasa. Dalam melakukan penelitian, peneliti menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan dari status anak-anak di beranda mereka di instagram. Untuk mengumpulkan data, peneliti menerapkan metode observasi dan teknik partisipatif. Metode identitas referensial, teknik dasar dan lanjutan digunakan untuk menganalisis data (Sudaryanto, 2015). Peneliti menerapkan metode formal dan informal untuk mempresentasikan hasil penelitian. Hasil temuan menunjukkan bahwa (i) ada tiga jenis kode pencampuran dalam meme mereka; penyisipan, pergantian, jenis leksikalisasi kongruen, (ii) ada tiga alasan penulis meme menggunakan pencampuran kode yaitu; bersikap peduli tentang sesuatu, berbicara tentang topik tertentu, dan memasukkan pengisi kalimat. Jenis dominan dan alasan pencampuran kode dalam meme adalah tipe penyisipan dan penyisipan pengisi kalimat, dalam situasi tertentu untuk menyampaikan pesan kepada pembaca.} }