@thesis{thesis, author={Pratriwi Anggi Meilya}, title ={The Depiction of Donald Trump in Al Jazeera News: A Critical Discourse Analysis}, year={2018}, url={http://repository.upbatam.ac.id/3842/}, abstract={Penelitian ini membahas penggambaran Donald Trump dalam berita Al Jazeera. Penelitian ini berfokus pada penggambaran Donald Trump dengan menggunakan analisis wacana kritis. Diskusi mengambil orientasi konseptual umum dari pendekatan analisis tekstual dan praktek diskursif, dimana analisis unit adalah kalimat-kalimat yang diambil dari berita Al Jazeera. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Untuk mengumpulkan data, peneliti menerapkan metode observasi, yang dilaksanakan dengan metode simak bebas libat cakap (SBLC), dengan penerapan teknik mencatat. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Padan Pragmatik, yang merupakan bagian dari metode identitas. Untuk menyajikan hasil data, peneliti menggunakan metode formal dan informal. Teori yang diterapkan untuk menemukan tujuan penelitian dikembangkan oleh Fairclough. Melalui analisis tekstual dan praktik diskursif, peneliti menemukan bahwa Al Jazeera menggunakan material klausul yang lebih banyak dalam menggambarkan Donald Trump. Al Jazeera juga menggambarkan Donald Trump sebagai pengusaha sukses di mana Donald Trump digambarkan sebagai pemilik kontes kecantikan dan pengusaha properti, bukan politisi yang baik. Selain digambarkan sebagai pengusaha, peneliti menemukan bahwa Al Jazeera menggambarkan pernyataan kontroversi Trump tentang pelarangan muslim dan imigran gelap untuk memasuki Amerika Serikat dan Al Jazeera tidak memperkirakan bahwa Donald Trump dapat menjadi pemenang dalam pemilihan presiden Amerika Serikat dan menjadi Presiden Amerika Serikat ke-45.} }