@thesis{thesis, author={Sutantio Maria Veronica}, title ={Pengaruh Modal Kerja, Likuiditas, dan Solvabilitas terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Makanan dan Minuman di Bursa Efek Indonesia}, year={2018}, url={http://repository.upbatam.ac.id/3945/}, abstract={Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan memperoleh laba dalam hubungannya dengan penjualan, total aktiva maupun modal sendiri.Rasio profitabilitas merupakan rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mencari keuntungan.Tingkat profitabilitas yang tinggi pada suatu perusahaan berarti tinggi pula efisiensi penggunaan modal yang digunakan oleh perusahaan tersebut. Maka setiap perusahaan akan berusaha untuk meningkatkan profitabilitasnya, karena semakin tinggi tingkat profitabilitas suatu perusahaan maka kelangsungan hidup perusahaan tersebut akan lebih terjamin.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modal kerja, likuiditas, dan solvabilitas terhadap profitabilitas pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Subjek penelitian adalah Perusahaan Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dan objek penelitian adalah Modal Kerja (X1), Likuiditas(Current Ratio) (X2), Solvabilitas(Debt to Equity Ratio) (X3), dan Profitabilitas(Return On Assets) (Y). Data dikumpulkan dengan metode kuantitatif kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Jumlah sampel di penelitian ini 40 sampel dan data berupa laporan keuangan tahun 2012 -2016..Hasil penelitian menunjukkan bahwa, ada pengaruh positif dan signifikan secara simultan dari Modal Kerja (X1), Likuiditas (X2), Solvabilitas (X3) terhadap Profitabilitas (Y) pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan nilai F hitung 21,552 lebih besar dari F table 2,63, dan (2) Ada pengaruh positif dan signifikan secara parsial Likuiditas (X2) (nilai signifikasi 0,001 < 0,05) dan Solvabilitas (X3) (nilai signifikasi sebesar 0,018 < 0,05) terhadap Profitabilitas, sedangkan Modal Kerja (X1) berpengaruh negatif dan signifikan secara parsial (nilai signifikasi 0.072 > 0,05) terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.} }