@thesis{thesis, author={Anjany Hany}, title ={Pengaruh Kebijakan Hutang dan Kebijakan Investasi terhadap Nilai Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia Tahun 2012-2016}, year={2018}, url={http://repository.upbatam.ac.id/3967/}, abstract={Kebijakan hutang sering menimbulkan konflik antara manajer dengan pemegang saham di antaranya adalah pembuatan keputusan yang berkaitan dengan aktivitas pencarian dana dan pembuatan keputusan yang berkaitan dengan bagaimana dana yang diperoleh tersebut diinvestasikan. Hal yang melatarbelakangi permasalahan bahwa kebijakan hutang yang diproksi melalui DER pada perusahaan manufaktur di masing-masing industri manufaktur mengalami perubahan yang cukup signifikan selama periode 2012 hingga 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebijakan hutang dan kebijakan investasi secara parsial maupun simultan terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan bahan pertimbangan bagi investor dalam melakukan investasi. Desain penelitian ini adalah studi ex post facto. Populasi dalam penelitian ini meliputi semua perusahaan manufaktur sub sektor industri barang konsumsi yang sudah dan masih terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2016. Dari populasi sebanyak 37 perusahaan diperoleh 8 perusahaan sebagai sampel dengan periode pengamatan 5 tahun (2012-2016). Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa kebijakan hutang (DER) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dengan nilai t hitung sebesar 7,421 dan signifikansi 0,000, sehingga hipotesis pertama diterima. kebijakan investasi (PER) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dengan nilai t hitung sebesar 7,792 dan signifikansi 0,000, sehingga hipotesis kedua diterima. Hasil uji kesesuaian model menunjukkan bahwa secara simultan kebijakan hutang (DER) dan kebijakan investasi (PER) berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hal ini ditunjukkan oleh nilai F hitung sebesar 81,907 dan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (adjusted R2) sebesar 0,806 menunjukkan bahwa pengaruh kebijakan hutang (DER) dan kebijakan investasi (PER) terhadap nilai perusahaan sebesar 80,6%, dan sisanya sebesar 19,4% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitan} }