@thesis{thesis, author={Manurung Alberd}, title ={Implementasi Budaya 5S terhadap Lingkungan Kerja pada CV Mitra Jaya Abadi}, year={2018}, url={http://repository.upbatam.ac.id/4187/}, abstract={Perkembangan ekonomi dan teknolongi mengakibatkan perusahaan untuk semakin memperbaiki program kerjanya. Perusahaan yang dapat bertahan adalah perusahaan yang berorientasi pada pengembangan budaya kerja unggulan yang diterapkan pada perusahaannya. Budaya kerja yang saat ini diakui adalah budaya kerja unggulan 5S (seiri, seiton, seiso, seiketsu dan shitsuke). Budaya kerja 5S ini mudah dimengerti tetapi sangat sulit diterapkan pada perusahaan. Penerapan prinsip kerja 5S berpengaruh terhadap efektivitas budaya kerja dan peningkatan produktivitas pada area rework CV Mitra Jaya Abadi. Untuk mengetahui penerapan budaya kerja 5S pada area rework, dapat diketahui dengan mengukur tiga dimensi, yaitu otonomi, partisipasi dan tanggung jawab karyawan dengan menggunakan analisis PEI (Perception of Empowerment Instrument). Dari hasil perhitungan analisis PEI persentase nilai ketiga dimensi yang diukur yaitu otonomi, partisipasi, dan tanggung jawab masih dibawah nilai standar persentase yang ditetapkan perusahaan sebesar 80%, dengan masing-masing nilai ketiga dimensi yaitu 56,67% , 60% dan 63,33%. Kesuksesan penerapan budaya kerja 5S tergantung pada manusia atau karyawan itu sendiri. Kepedulian dari karyawan terhadap pekerjaan yang dilakukan serta dukungan dari manajemen puncak pada CV Mitra Jaya Abadi dapat membuat penerapan budaya kerja 5S ini berjalan baik. Hasil positif dari penerapan budaya kerja 5S, antara lain : Menurunkan pemborosan waktu (downtime), mengurangi pemborosan material, meningkatkan kualitas produk dan produktivitas, menghindari kecelakaan kerja, meningkatkan kerjasama diantara karyawan, lingkungan kerja yang bersih dan rapi serta menjadikan karyawan bermental maju dan bersikap positif yang juga akan berdampak pada peningkatan keuntungan atau profit perusahaan.} }