@thesis{thesis, author={Pratiwi Rahmi}, title ={Pengaruh Rasio Camel terhadap Laba Perbankan Syariah di Indonesia Periode 2012 - 2016}, year={2018}, url={http://repository.upbatam.ac.id/4358/}, abstract={Perbankan merupakan tulang punggung dalam membangun sistem perekonomian dan keuangan suatu negara. Kinerja dari bank yang sehat sangat diperlukan untuk kelancaran fungsi bank syariah sebagai lembaga intermediary. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Financing (NPF), Net Profit Margin (NPM), Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap rasio profitabilitas/Return on Asset (ROA) perbankan syariah di Indonesia. Adapun objek pada penelitian ini adalah Perbankan Syariah dalam sektor Bank Umum Syariah (BUS) yang beroperasi di Indonesia sebanyak 10 bank. Data yang digunakan adalah data rasio keuangan yang berupa data statistik Bank Umum Syariah (BUS) periode 2012 -2016. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) secara simultan, rasio Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Financing (NPF), Net Profit Margin (NPM), Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) berpengaruh dan signifikan terhadap rasio profitabilitas/Return on Asset (ROA) dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 73,9%, yang menunjukan CAR, NPF, NPM, BOPO, dan FDR mampu mempengaruhi profitabilitas (ROA) sebesar 73,9%, (2) secara parsial, rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap rasio profitabilitas/Return on Asset (ROA), rasio Net Profit Margin (NPM) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap rasio profitabilitas/Return on Asset (ROA), rasio Non Performing Financing (NPF) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap rasio profitabilitas/Return on Asset (ROA).} }