@thesis{thesis, author={Jennifer Jennifer}, title ={Pengaruh Perputaran Kas dan Kredit Bermasalah terhadap Likuiditas pada Bank Swasta yang Terdaftar di Bank Indonesia}, year={2018}, url={http://repository.upbatam.ac.id/4494/}, abstract={Seperti yang diketahui bank merupakan suatu lembaga yang berperan sebagai perantara keuangan antara pihak-pihak yang memiliki dana dengan pihak-pihak yang memerlukan dana. Kegiatan pinjaman kredit oleh masyarakat dapat mendatangkan keuntungan terhadap bank itu sendiri. Selain daripada keuntungan, kegiatan pinjaman kredit tersebut juga dapat menimbulkan kerugian tersendiri terhadap bank. Kerugian tersebut dapat berupa kredit bermasalah yang ditimbulkan akibat dari kredit yang disalurkan kepada masyarakat tidak dikembalikan pada waktu jatuh tempo ataupun masyarakat tidak mampu mengembalikan keseluruhan dana yang telah mereka pinjam. Perputaran kas merupakan ukuran efisiensi penggunaan kas yang dilakukan oleh bank karena tingkat perputaran kas menunjukkan kecepatan arus kembalinya kas yang telah ditanamkan didalam modal kerja. Ketika perputaran kas tidak lancar, maka tingkat likuiditas bank terganggu. Likuiditas bank itu sendiri merupakan kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh Perputaran Kas dan Kredit Bermasalah terhadap Likuiditas pada Bank Umum Swasta Nasional yang terdaftar di Bank Indonesia. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Bank Umum Swasta Nasional Devisa dan Non Devisa yang terdaftar di Bank Indonesia pada tahun 2012 sampai dengan 2016. Penentuan sampel menggunakan purposive sampling dan melalui kriteria-kriteria yang ditentukan. Jumlah sampel dalam penelitian ini yang layak digunakan sebanyak 8 bank. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif, analisis regresi berganda, uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinieritas, uji autokorelasi, dan uji heteroskedastisitas. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji T, uji F, dan uji koefisien determinasi (R2 ). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Perputaran kas tidak berpengaruh terhadap Likuiditas, kemudian variabel Kredit Bermasalah berpengaruh terhadap Likuiditas, dan yang terakhir variabel Perputaran Kas dan Kredit Bermasalah berpengaruh terhadap Likuiditas.} }