@thesis{thesis, author={Ferianto Ferianto}, title ={Tinjauan Yuridis terhadap Pelaksanaan Perikatan Jual Beli Rumah yang dilakukan oleh Anak Dibawah umur berdasarkan Buku Ke III Kitab Undang-Undang Hukum Perdata}, year={2019}, url={http://repository.upbatam.ac.id/4791/}, abstract={Fenomena adanya transaksi jual beli rumah bukan hanya dilakukan oleh orang dewasa saja, tetapi juga oleh anak dibawah umur dikarenakan mereka ikut berpacuh untuk memiliki hunian sendiri. Jual beli dapat diartikan sebagai membuat suatu janji. Janji yang tertulis dinamakan sebagai perikatan. Permasalahan muncul ketika jual beli tersebut terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecakapan dari anak dibawah umur yang melaksanakan perikatan jual beli pada developer dan untuk mengetahui status perikatan jual beli pada developer yang sudah disepakati. Penelitian ini dikaji dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif yakni penelitian yang dilakukan dengan cara studi kepustakaan atau data sekunder. Hasil penelitian yang diperoleh ialah dalam melaksanakan perjanjian maka harus memperhatikan ketentuan pasal 330, pasal 1320, dan 1330 KUHPer. Untuk itulah developer dalam melaksankan perjanjian harus sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Indonesia. Sehingga dapat disimpulkan bahwa anak dibawah umur itu, tidak cakap hukum untuk melaksanakan perjanjian. Berkaitan dengan status perikatan jual beli pada developer yang sudah disepakati, maka perjanjian perikatan jual beli tersebut dapat diajukan pembatalan ke Pengadilan Negeri. Namun apabila belum dimintakan pembatalan ke Pengadilan Negeri maka perjanjian ini masih tetap mengikat para pihak.} }