@thesis{thesis, author={Mustholih Khairil}, title ={Penegakan Hukum terhadap Pelaku Pelecehan Seksual di Kepolisian Batam ( Studi di Polsek Batam Kota)}, year={2019}, url={http://repository.upbatam.ac.id/4804/}, abstract={Pelecehan seksual adalah perilaku pendekatan-pendekatan yang terkait dengan seks yang tak diinginkan, termasuk permintaan untuk melakukan seks, dan perilaku lainnya yang secara verbal ataupun fisik merujuk pada seks. Pelecehan seksual telah menjadi masalah sosial yang serius dan memprihatinkan, karena tidak menimbulkan dampak secara fisik namun juga dampak psikis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penegakan hukum terhadap pelaku pelecehan seksual di Kepolisian Kota Batam dan untuk mengetahui apasaja kendala Kepolisian Sektor Batam dalam penegakan hukum terhadap pelaku pelecehan seksual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Peneliti menggunakan bahan hukum primer yaitu bahan yang diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan Anggota Kepolisian Sektor Batam Tigor Dabariba, SH, unit pelayanan perempuan dan anak Bripda Helmiatun dan bahan hokum sekunder dan tersier yang didapat dari studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penegakan hukum terhadap pelaku pelecehan seksual di wilayah hukum kepolisian Sektor Batam Kota dapat dihukum berdasarkan dengan KUHP maksimal 15 (lima belas) tahun penjara dan dapat ditambahkan dengan tuntutan tambahan dan apabila korbannya anak-anak. Kendala Kepolisian Sektor Batam dalam penegakan hukum terhadap pelaku pelecehan seksual adalah sulit menemukan keberadaan pelaku atas tindak pidana pelecehan seksual/pencabulan yang telah melarikan diri dan menjadi buronan; keterbatasan waktu dalam menyelesaikan kasus; kurangnya informasi terhadap pelaku; sulitnya meminta keterangan kepada saksi selaku korban yang trauma; mahalnya biaya visum; kurangnya sarana dan prasarana yang memadai untuk penyelidikan dan pengungkapan dari tindak pidana kekerasan seksual pada anak di Unit PPA Kepolisian Sektor Batam Kota.} }