@thesis{thesis, author={Mali Adolfus Maryo}, title ={Evaluasi Sistem Perawatan pada Pesawat Angkat Angkut pada Perusahaan Logistik}, year={2019}, url={http://repository.upbatam.ac.id/5176/}, abstract={PT Bok Seng Investment Indonesia bergerak dibidang transportasi. Dalam bidang transfortasi penggunaan mesin prime mover tidak optimal maka dapat terhambat dan waktu tempuh yang dibutuhkan lebih lama dari waktu yang ditargetkan. PT Bok Seng Investment Indonesia bergerak dibidang transportasi yang mana kegiatan didalamnya adalah tentang penyewaan dan layanan dari berbagai macam peralatan konstruksi, infrastruktur, pembangkit listrik, transportasi, cleaning, dan pengiriman barang. Prime Mover ini memiliki 2 sistem, yaitu sistem elektric dan mechanic. sistem mechanic dan elektric merupakan sistem yang frekuensi breakdown paling tinggi yaitu terbukti dari laporan kerusakan ada beberapa unit mesin yang laporan kerusakannya lebih dari 25 laporan selama pertiga bulan. Penelitian ini mengevaluasi sistem perawatan diharapkan agar mampu mengurangi breakdown pada prime mover dan mesin berjalan sesuai dengan performasinya. Reliability Centered Maintenance mendefinisikan Reliability Centered Maintenance (RCM) sebagai suatu metode untuk mengembangkan, memilih dan membuat alternatif strategi perawatan yang didasarkan pada kriteria operasional, ekonomi dan keamanan. Beberapa kebijakan berdasarkan Metode RCM yang mungkin dapat diterapkan di PT Bok Seng Investment Indonesia adalah Time Directed, Condition Directed, dan Failure Finding. Hal ini mengindikasikan bahwa perlu adanya evaluasi mengenai kebijakan tindakan pencegahan yang sudah berjalan hingga saat ini. Supaya mesin tetap beroperasi sesuai performasinya dan breakdown bisa berkurang. Dari ketiga task tersebut, yang mana didapatkan hasilnya yaitu 8 Time Directed (TD), 6 Condition Directed (CD) dan 7 task failure finding (FF). Time Directed merupakan task untuk mode kegagalan yang paling banyak, yaitu 8 mode kegagalan.} }