@thesis{thesis, author={Sari Kurnia Puspita}, title ={Analisis Dampak Pembentukan Tim Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak di Kota Batam}, year={2019}, url={http://repository.upbatam.ac.id/5441/}, abstract={Batam termasuk kota yang memiliki tingkat kekerasan pada perempuan dan anak yang cukup tinggi, dan kekerasan tersebut terjadi dalam rumah tangga, sebagai korban yaitu istri bahkan anak pun bisa menjadi sasaran.kekerasan terhadap perempuan sudah menjadi masalah sosial, pada dasarnya kekerasan terhadap perempuanmerupakan perwujudan kerentanan perempuan dihadapan laki-laki, bahkan gambaran dari ketidakadilan terhadap perempuan.Kota Batam juga merupakan salah satu kota yang memiliki tim Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Tim Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) ini dibentuk karena meningkatnya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di lingkungan keluarga, tempat kerja dan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak pembentukan tim pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (P2TP2A) di kota Batam. penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskritif dalam pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan oleh peneliti adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Dampak pembentukan tim pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (P2TP2A) sudah baik dilihat dari indikator efektifitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan bahwa tim pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (P2TP2A) sudah menjalankan tugasnya dengan baik dilihat dari banyak nya jumlah korban yang terlindungi dan tertangani permasalahannya dari tahun ke tahun, dan semakin banyak kesadaran masyarakat dalam menanggapi kasus kekerasan pada perempuan dan anak.} }