@thesis{thesis, author={S Hendy Riven Refany}, title ={Sistem Pakar Mendiagnosis Kerusakan pada Komputer dengan Menggunakan Metode Forward Chaining Berbasis Web}, year={2024}, url={http://repository.upbatam.ac.id/6464/}, abstract={Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat disemua bidang aspek kehidupan dapat dilihat dari teknologi penerapan sistem komputersisasi. Pada dasarnya masalah kerusakan komputer merupakan kasus yang paling sering ditemukan seperti komputer lambat ketika membaca data, icon-icon yang hilang di dekstop, sistem crash aplikasi atau file yang tidak dapat dijalankan, ataupun muncul pesan kesalahan yang tidak dimengerti, masalah-masalah yang muncul ini tidak jarang berakibat fatal sehingga mengganggu pekerjaan atau aktifitas yang sedang dilakukan. Permasalahan kerusakan komputer secara garis besar dapat dibedakan dalam dua kategori yaitu kerusakan perangkat keras (hardware) dan kerusakan perangkat lunak (software). Banyak pengguna/user yang mengeluarkan biaya yang tidak sedikit hanya untuk memperbaiki keruskan komputer, padahal keruskan komputer yang terjadi belum tentu rumit dan belum tentu tidak dapat diperbaiki sendiri. Dan permasalahan yang sering muncul lainnya lambatnya penanganan perbaikan komputer dikarenakan jarak yang harus ditempuh untuk menuju ke tempat servis Komputer. Oleh karena itu diperlukan aplikasi yang dapat membantu memecahkan permasalahan kerusakan komputer. Sistem pakar timbul karena adanya permasalahan pada suatu bidang khusus yang spesifik dimana user menginginkan suatu solusi dari permasalahan tersebut diselesaikan dengan mendekati cara-cara pakar dalam menyelesaikan masalah. Perancangan aplikasi sistem pakar ini menggunakan metode forward chaining yang digunakan untuk menguji factor-faktor yang dimasukan dengan aturan yang disimpan dalam sistem hingga dapat diambil suatu keputusan(Ayu et al., 2017). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiagnosis kerusakan pada Komputer sehingga dapat membantu pemakai komputer (user) untuk mengatasi masalah atau kerusakan pada perangkat keras komputer (hardware) dan pada perangkat lunak komputer (software), sehingga dapat menghemat waktu dan biaya perbaikan.} }