@thesis{thesis, author={Saverius Nopri}, title ={Hubungan religious coping dengan well-being pada mahasiswa teachers college Universitas Pelita Harapan}, year={2018}, url={http://repository.uph.edu/10928/}, abstract={Mahasiswa Teacher College banyak mengalami masalah seperti masalah relasi dengan orang lain, masalah tuntutan akademik, dan masalah yang paling berat adalah masalah tempat mereka akan penempatan atau praktikum. Masalah-masalah yang terjadi tersebut dapat memicu stress yang dapat menurunkan well-being dari mahasiswa Teacher College. Well-being adalah suatu konstruk yang kompleks yang menjelaskan tentang pengalaman dan fungsi individu secara positif Kondisi well-being yang rendah dapat mempengaruhi prestasi akademik mahasiswa. Oleh karena itu dibutuhkan religious coping untuk mengatasi masalah tersebut. Religious coping adalah suatu cara individu menggunakan keyakinannya (religiusitas) dalam mengelola stress dan masalah-masalah dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara impiris hubungan religious coping dengan well-being pada mahasiswa Teacher College Universitas Pelita Harapan. Partisipan terdiri atas 97 mahasiswa yang mengisi kuesioner The Brief RCOPE sebagai instrumen pengukur religious coping dan The PERMA: A Brief Measure of Flourishing sebagai instrumen untuk mengukur well-being. Hasil pengolahan data menunjukan adanya hubungan positif yang signifikan antara religious coping positive dengan well-being (r = .361, p = .000) artinya semakin tinggi tingkat religious coping positive, maka semakin tinggi tingkat well-being. Selain itu, terdapat hubungan negatif yang signifikan antara religious coping negative dengan well-being (rs= -.203, p= .047) artinya adalah semakin tinggi religious coping negative seseorang, maka semakin rendah well-being yang dimiliki.} }