@thesis{thesis, author={GHONI ABDUL}, title ={FENOMENA TONJOKAN ROKOK DAN SABUN PADA HAJATAN PERNIKAHAN SEBAGAI BAGIAN DARI HUTANG TERSEMBUNYI DI DUSUN JARINGAN DESA BAYEMAN KECAMATAN TONGAS KABUPATEN PROBOLINGGO}, year={2022}, url={http://repository.upm.ac.id/3790/}, abstract={Penelitian membahas tentanmg fenomena tonjokan di Dusun Jaringan. Tonjokan di Dusun Jaringan merupakan suatu undangan pernikahan yang menggunakan barang bukan hanya berupa kertas undangan saja tetapi berupa rokok dan sabun. Undangan tonjokan memuat suatu kewajiban yang harus dilakukan bagi yang menerimanya. Sehingga penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui fenomena tonjokan rokok dan sabun pada hajatan pernikahan sebagai bagian dari hutang tersembunyi di Dusun Jaringan Desa Bayeman Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo. Objek dalam penelitian ini adalah masyarakat Dusun Jaringan Desa Bayeman Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kualitatif dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi untuk mendeskripsikan mengenai fenomena tonjokan di Dusun Jaringan Desa Bayeman Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo. Peneliti memperoleh data melalui observasi, wawancara mendalam dengan informan yang dipilih, dokumentasi dan studi literatur. Informan dalam penelitian ini adalah masyarakat Dusun Jaringan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan atau verifikasi.dan untuk uji keabsaan data peneliti menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena tonjokan rokok dan sabun di Dusun Jaringan merupakan bagian dari hutang yang harus dilunasi, dibayarkan dan dikembalikan. Masyarakat Dusun Jaringan mengganggap bahwa undangan tonjokan merupakan sebuah hutang yang harus dikembalikan. Ketika menerima tonjokan maka akan muncul di benak seseorang yang menerima bahwa mereka mempunyai hutang yang harus dilunasi. Hutang ini berbentuk hutang untuk datang ke acara pernikahan serta membawa sumbangan yaitu berupa uang atau barang ? barang pokok. Di Dusun Jaringan dalam sebuah fenomena tonjokan terdapat aktivitas atau perilaku yang mencerminkan konsep akuntansi seperti adanya identifikasi transaksi (sumbangan), mencatat transaksi sumbangan yang benar dan tepat, periode atau waktu akuntansi (sumbangan harus dicatat sampai waktu pengembaliannya), profesi akuntan (ada yang bertugas untuk mencatat sumbangan), karakteristik akunatansi (catatan yang dibuat harus bisa dipahami, benar dan tepat) dan saksi (terdapat seseorang yang bertugas menerima sumbangan dan melihat isi sumbangan).} }