@thesis{thesis, author={NURSLAMAT ANDI}, title ={PENGARUH PENGGUNAAN FILLER CANGKANG TELUR PADA BETON FC 20 MPa}, year={2022}, url={http://repository.upp.ac.id/2338/}, abstract={Produksi telur ayam di Indonesia dari tahun terus mengalami peningkatan. Cangkang telur tersusun oleh bahan anorganik 95.1%, protein 3.3%, dan air 1.6%. Namun, komposisi ini dapat berbeda-beda pada setiap spesies unggas (Darmono 1995). Komposisi kimia cangkang telur terdiri atas protein 1.71%, lemak 0.36%, air 0.93%, serat kasar 16.21%, dan abu 71.34% (Nasution 1997). Dari data Direktorat Jenderal Peternakan (2021), produksi telur ayam di Indonesia tahun 2021 mencapai 5.155.998,00 ton atau setara 429.666,5 ton per bulannya. Produksi cangkang telur tersebut akan terus melimpah selama telur diproduksi dibidang peternakan. Pada penelitian ini filler cangkang telur digunakan sebagai bahan subtitusi agregat total. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada SNI 03- 2834-2000 dengan mutu beton yang direncanakan fc 20 MPa, dengan jumlah benda uji sebanyak 25 sampel, dan telah dilakukan pengujian kuat tekan pada umur 28 hari. Dari hasi penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan beton kubus pada umur 28 hari dengan bahan agregat subtitusi filler cangkang telur 0% didapat nilai kuat tekan rata-rata sebesar 20,88 Mpa, subtitusi filler cangkang telur 2% didapat nilai kuat tekan rata-rata sebesar 21,17 Mpa, subtitusi filler cangkang telur 4% didapat nilai kuat tekan rata-rata sebesar 21,25 Mpa, subtitusi filler cangkang telur 6% didapat nilai kuat tekan rata-rata sebesar 20,95 Mpa, dan subtitusi filler cangkang telur 8% didapat nilai kuat tekan rata-rata sebesar 20,29 Mpa. Dengan demikian komposisi filler cangkang telur optimum adalah 4% dengan nilai kuat tekan 21,25 Mpa} }