@thesis{thesis, author={Heryanti Yovita}, title ={Pemakaian bahasa dalam puisi}, year={1996}, url={http://repository.widyamandala.ac.id/2491/}, abstract={Seseorang yang ingin mengungkapkan suatu ide atau gagasan yang ada di dalam pikiran dan perasaannya tentulah memerlukan suatu alat atau media. Salah satu alat atau media yang dapat dipergunakan adalah dalam bentuk bahasa. Begitu pula yang terjadi di dalam suatu proses atau cara penciptaan puisi, karena seni sastra jenis ini merupakan seni bahasa. Setiap penyair mempunyai cita rasa bahasa dan cara sendiri dalam menyampaikan gagasannya. Tiap kata yang dipilih dan yang akan dipergunakan oleh penyair dalam ciptaannya akan mengandung napas penciptanya, berisi jiwanya, dan mengandung perasaan pengarangnya. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan bagaimanakah pemakaian bahasa dalam puisi Indonesia mulai angkatan 45 sampai sekarang. Agar pembahasan masalah dapat lebih mendalam, maka yang diteliti penulis hanyalah mengenai faktor ketatabahasaan yang meliputi : a. Pemendekan kata; b. penghilangan imbuhan; c. penyimpangan struktur sintaksis ; d. penghapusan tanda baca; e. penggabungan kata; f. pemutusan kata; g. pembentukan jenis kata. Alasan penulis memfokuskan pada ?dst.. (dilihat pada file abstrak) Berdasarkan hasil analisis data tampak bahwa setiap penyair mempunyai cita rasa bahasa dan cara sendiri dalam menyampaikan pengalaman jiwanya. Selain itu, seiring dengan perkembangan jamannya, pemekaian bahasa dalam puisi juga mengalami perubahan sesuai dengan konsep atau gagasan yang mendasari proses kreatif penciptaan dan pengucapan puisi. Dengan demikian, pemakaian bahasa dalam puisi mungkin pula dapat menjadi ciri khas setiap angkatan atau periode.} }