@thesis{thesis, author={Piawan Lanita Agus}, title ={Pengaruh orientasi kegiatan audit dan kemampuan diri akuntan terhadap efektifitas pelaksanaan prosedur audit pada kantor akuntan publik di Surabaya}, year={2005}, url={http://repository.widyamandala.ac.id/2541/}, abstract={Efektifitas dari prosedur audit dan penerapannya, bukanlah suatu objek yang dapat diukur dengan mudah dengan suatu ukuran baku. Karena dalam hal ini yang akan diukur adalah suatu kebijaksanaan yang diambil oleh seorang auditor dalam upayanya untuk mengefektifkan prosedur agar menekan tingkat resiko audit. Orientasi atau tinjauan pada hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan audit dan kemampuan diri akuntan juga dipandang turut memberi pengaruh terhadap efektif tidaknya pelaksanaan prosedur audit, sehingga nantinya akan memadai menurut pertimbangan profesionalnya untuk menyatakan pendapat terhadap laporan keuangan. Hubungan inilah yang menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh orientasi kegiatan audit dan kemampuan diri akuntan terhadap efektifitas pelaksanaan prosedur audit dalam suatu pemeriksaan di Kantor Akuntan Publik yang ada di wilayah Surabaya. Populasi dalam penelitian ini adalah para akuntan yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik di wilayah Surabaya, dimana para akuntan tersebut mempunyai masa kerja 2 tahun ke atas, sedangkan sampel yang digunakna adalah 50 akuntan yang bekerja di Kantor Akuntan Publik tersebut. Instrumen teknik analisis data menggunakan uji regresi linier berganda yang sebelumnya telah dilakukan uji asumsi klasik dan normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara orientasi kegiatan audit dan kemampuan diri akuntan terhadap efektifitas pelaksanaan prosedur audit. Pengaruh antara variabel ini dikategorikan cukup besar, karena variabel orientasi kegiatan audit dan kemapuan diri akuntan secara bersama-sama mempengaruhi variabel efektifitas pelaksanaan audit (Uji F) sebesar 35,773 dengan tigkat signifikasi 0,000. Pengaruh antara orientasi kegiatan audit terhadap efektifitas pelaksanaan prosedur audit (uji t) sebesar 4,062 dengan tingkat signifikasi 0,000, sedangkan pengaruh kemampuan diri akuntan terhadap efektifitas pelaksannaan prosedur audit (uji t) sebesar 4,530 dengan tingkat signifikan 0,000. Dengan adanya pengaruh yang signifikan tersebut, maka faktor sumber daya manusia tidak dapat diabaikan sebagai aset dalam mencapai efektifitas.} }